Kasus Omicron Mulai Bermunculan, Pemkot Bandung Diminta Tegas Urusi Prokes
Kamis, 13 Januari 2022 - 12:57 WIB
loading...
A
A
A
"Saya ingin mengajak seluruh warga Bandung bersama-sama jaga prokes. Sanes nyingsieunan (bukan menakuti), mung ngemutan (tapi mengingatkan). Lebih baik menjaga dan mengoptimalkan skema PPKM dengan berbagai level. Kita warga Bandung menantikan ketegasan Pemkot untuk ini," tegas Farhan, Kamis (13/1/2022).
Menurutnya, paparan Omicron tidak terhindarkan karena tidak adanya penutupan mobilitas warga dari luar negeri. Maka, lanjut Farhan, ketegasan satgas di gerbang masuk Indonesia sangat penting. "Jangan sampai ada kebocoran karena kita masih trauma oleh ledakan varian Delta bulan Juli-Agustus 2021," ucapnya.
Bahkan, Farhan juga menilai, merebaknya Omicron harus menjadi momentum bagi Kemenkes untuk menyegerakan vaksinasi booster secara merata. "Janji pak Jokowi pertengahan Januari 2022 booster diberikan gratis, maka pernyataan ini harus didukung dengan distribusi booster vaksin ke seluruh pelosok," tegasnya lagi.
Baca juga: Tim TAA Polda Sumsel Selidiki Penyebab Tewasnya Mahasiswi Cantik di Jalan Tol Kayuagung Km 362
Lebih lanjut Farhan mengatakan, potensi lonjakan kasus Omicron kini menjadi perhatian pemerintah. Namun, dia mengingatkan pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan obat-obatan mengingat pola penanganan kasus Omicron bakal difokuskan di rumah.
"Suplai obat-obatan untuk pasien isoman sering tidak tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga banyak pasien isoman terpaksa keluar rumah untuk mencari obat-obatan yang dibutuhkan," katanya.
Menurutnya, paparan Omicron tidak terhindarkan karena tidak adanya penutupan mobilitas warga dari luar negeri. Maka, lanjut Farhan, ketegasan satgas di gerbang masuk Indonesia sangat penting. "Jangan sampai ada kebocoran karena kita masih trauma oleh ledakan varian Delta bulan Juli-Agustus 2021," ucapnya.
Bahkan, Farhan juga menilai, merebaknya Omicron harus menjadi momentum bagi Kemenkes untuk menyegerakan vaksinasi booster secara merata. "Janji pak Jokowi pertengahan Januari 2022 booster diberikan gratis, maka pernyataan ini harus didukung dengan distribusi booster vaksin ke seluruh pelosok," tegasnya lagi.
Baca juga: Tim TAA Polda Sumsel Selidiki Penyebab Tewasnya Mahasiswi Cantik di Jalan Tol Kayuagung Km 362
Lebih lanjut Farhan mengatakan, potensi lonjakan kasus Omicron kini menjadi perhatian pemerintah. Namun, dia mengingatkan pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan obat-obatan mengingat pola penanganan kasus Omicron bakal difokuskan di rumah.
"Suplai obat-obatan untuk pasien isoman sering tidak tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga banyak pasien isoman terpaksa keluar rumah untuk mencari obat-obatan yang dibutuhkan," katanya.
Lihat Juga :