Vaksinasi Booster di Sumsel Dimulai, Ini Daftar 11 Daerah yang Memenuhi Syarat

Rabu, 12 Januari 2022 - 21:12 WIB
loading...
Vaksinasi Booster di Sumsel Dimulai, Ini Daftar 11 Daerah yang Memenuhi Syarat
Vaksinasi booster mulai dilaksanakan di Sumsel. Terdapat 11 kabupaten dan kota yang memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi booster usia 18 tahun ke atas. Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A A A
PALEMBANG - Vaksinasi booster mulai dilaksanakan di Sumatera Selatan (Sumsel). Terdapat 11 kabupaten dan kota yang telah memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi booster usia 18 tahun ke atas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Ferry Yanuar mengatakan, vaksinasi booster ini ada syaratnya yaitu capaian vaksinasi secara keseluruhan minimal 70 persen dan untuk lansia minimal 60 persen untuk dosis pertama.

Baca juga: DPR Minta Pemerintah Pastikan Vaksin Booster Diprioritaskan ke Kelompok Rentan

"Di Sumsel ada 11 kabupaten dan kota yang sudah memenuhi syarat tersebut. Jadi 11 daerah ini sudah bisa melaksanakan vaksinasi booster untuk masyarakat umum dengan usia 18 tahun keatas. Namun untuk lansia semua kabupaten dan kota boleh melaksanakan vaksinasi booster," ujar Fery saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (12/1/2022).

Sebelas daerah tersebut yakni OKU, OKI, Lahat, Musi Rawas, OKU Selatan, Banyuasin, Ogan Ilir, Empat Lawang, Muratara, Prabumulih, dan Pagaralam.

Menurut Ferry, tak ada syarat khusus untuk booster lansia. Sehingga 17 kabupaten dan kota di Sumsel sudah diperbolehkan melakukan vaksinasi booster untuk lansia.



"Kita belum dapat laporan berapa banyak yang sudah divaksin booster, karena yang menyelenggarakan kabupaten dan kota. Untuk vaksinasi booster ini hanya bisa di fasilitas kesehatan milik pemerintah," katanya.

Baca juga: Kemenkes Klaim Stok Vaksin Booster Memadai, Ini Kombinasinya

Dijelaskan Ferry, untuk jenis vaksin yang bisa digunakan yakni Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, dan Moderna. Untuk dosis vaksin yang digunakan hanya setengah dari dosis yang biasa digunakan untuk dosis satu dan dua.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2552 seconds (11.97#12.26)