Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Pasien Corona di Palembang 'Mogok' Kerja
Rabu, 10 Juni 2020 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
"Makanya sudah satu minggu ini kami menambah satu orang. Meski begitu yang bersangkutan juga belum mendapatkan upah," katanya.
Ditambahkan Mimin, permasalahan upah ini sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak terkait. Kemudian, didapati keterangan jika sisa upah akan dibayarkan awal Juni 2020, tapi hingga saat ini mereka belum mendapatkan kejelasan.
"Kami setop kerja dulu sampai upahnya dilunasi," katanya. (Baca juga: Keringanan UKT, UIN Raden Fatah Tunggu Arahan Gubernur)
Menanggapi hal ini, Sekda Pemkot Palembang Ratu Dewa mengaku, sebelumnya sempat menerima laporan jika upah bagi penggali kubur tersebut telah dibayarkan.
Meski begitu, dirinya akan mengkonfirmasi kembali ke Dinas Pera-KP sebagai instansi yang menanganinya. "Coba saya konfirmasikan dulu ke dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti," katanya.
Ditambahkan Mimin, permasalahan upah ini sebelumnya sudah disampaikan kepada pihak terkait. Kemudian, didapati keterangan jika sisa upah akan dibayarkan awal Juni 2020, tapi hingga saat ini mereka belum mendapatkan kejelasan.
"Kami setop kerja dulu sampai upahnya dilunasi," katanya. (Baca juga: Keringanan UKT, UIN Raden Fatah Tunggu Arahan Gubernur)
Menanggapi hal ini, Sekda Pemkot Palembang Ratu Dewa mengaku, sebelumnya sempat menerima laporan jika upah bagi penggali kubur tersebut telah dibayarkan.
Meski begitu, dirinya akan mengkonfirmasi kembali ke Dinas Pera-KP sebagai instansi yang menanganinya. "Coba saya konfirmasikan dulu ke dinas terkait untuk segera ditindaklanjuti," katanya.
(boy)
Lihat Juga :