Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Pasien Corona di Palembang 'Mogok' Kerja
Rabu, 10 Juni 2020 - 14:55 WIB
loading...
Upah Belum Dibayar, Penggali Kubur Jenazah Pasien Corona Berhenti Kerja. Foto/SINDOtv/Era NW
A
A
A
PALEMBANG - Sejumlah penggali kubur khusus jenazah pasien virus Corona di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gandus Hill, Kecamatan Gandus, Palembang, berhenti bekerja sementara waktu lantaran upah mereka belum dibayar.
Hal itu diakui Mimin (42) yang merupakan salah satu dari empat penggali kubur di lokasi tersebut.
Menurutnya, saat ini mereka berhenti sementara waktu sampai sisa upah menggali kubur yang telah dikerjakan dibayar oleh pihak Dinas Pera-KP Palembang.
"Upah terakhir kami berempat terakhir dibayarkan sebelum Lebaran. Itu pun tidak seluruhnya," katanya.
Dijelaskan Mimin, dari 75 lubang kubur yang telah digali, baru 50 yang dibayarkan. Adapun kesepakatannya, mereka menerima upah Rp750 ribu untuk satu lubang kubur. sementara sisa 25 lubang kubur yang telah dikerjakan itu sebelumnya dijanjikan akan dibayar setelah lebaran.
"Tapi sampai hari ini tidak ada kabar, sementara lubang kubur yang telah digali dan digunakan terus bertambah, totalnya kini menjadi 49," katanya.
Apalagi, kata dia, meningkatnya jenazah yang dimakamkan di TPU Gandus, membuat mereka kini kewalahan. Bahkan, dalam satu hari mereka pernah menggali hingga 12 lubang kubur.
Hal itu diakui Mimin (42) yang merupakan salah satu dari empat penggali kubur di lokasi tersebut.
Menurutnya, saat ini mereka berhenti sementara waktu sampai sisa upah menggali kubur yang telah dikerjakan dibayar oleh pihak Dinas Pera-KP Palembang.
"Upah terakhir kami berempat terakhir dibayarkan sebelum Lebaran. Itu pun tidak seluruhnya," katanya.
Dijelaskan Mimin, dari 75 lubang kubur yang telah digali, baru 50 yang dibayarkan. Adapun kesepakatannya, mereka menerima upah Rp750 ribu untuk satu lubang kubur. sementara sisa 25 lubang kubur yang telah dikerjakan itu sebelumnya dijanjikan akan dibayar setelah lebaran.
"Tapi sampai hari ini tidak ada kabar, sementara lubang kubur yang telah digali dan digunakan terus bertambah, totalnya kini menjadi 49," katanya.
Apalagi, kata dia, meningkatnya jenazah yang dimakamkan di TPU Gandus, membuat mereka kini kewalahan. Bahkan, dalam satu hari mereka pernah menggali hingga 12 lubang kubur.
Lihat Juga :