Pangdam Sriwijaya Berang Insentif Nakes Tentara Disunat, Terjunkan Tim Investigasi

Kamis, 06 Januari 2022 - 17:52 WIB
loading...
Pangdam Sriwijaya Berang Insentif Nakes Tentara Disunat, Terjunkan Tim Investigasi
Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi terjunkan tim investigasi mengusut dugaan penarikan insentif tenaga kesehatan (Nakes). Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A A A
PALEMBANG - Ada dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan (Nakes) yang dilakukan oleh Kesehatan Daerah Militer (Kesdam) II Sriwijaya. Komando Daerah Militer (Kodam) II Sriwijaya, bergerak cepat langsung menerjunkan tim investigasi untuk melakukan pengusutan.

Baca juga: Kemenkes Beri Penghargaan kepada 232 Nakes dan Petugas Pemulasaraan Jenazah

Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi mengatakan, bahwa pihaknya telah membentuk Tim Investigasi sejak akhir Desember lalu untuk mengusut dugaan penarikan dana insentif para Nakes tersebut.



"Saya sudah membentuk tim investigasi untuk mengusutnya. Saat ini masih terus berjalan," ujar jenderal TNI bintang dua, saat diwawancarai di Markas Kodam II Sriwijaya, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Fakta-fakta Aipda Roni Syahputra, Pembunuh dan Pemerkosa 2 Wanita Cantik yang Divonis Mati

Menurut Agus Suhardi, hingga akhir Desember, Jumat (31/12/2021), pihaknya mendapat laporan dari tim investigasi yang menyebutkan bahwa dana tersebut sudah sesuai untuk peruntukannya masing-masing. "Memang jumlah dananya (insentif Nakes) bervariasi, ada yang mendapat Rp2,8 juta hingga lebih dari Rp50 juta," jelas Agus Suhardi.

Agus Suhardi juga memastikan, akan memproses secara hukum jika nantinya hasil investigasi menunjukan adanya kesalahan prosedur. "Nanti, apabila jika hasil investigasinya sudah keluar dan ada yg salah akan kita proses hukum," tegasnya.

Adanya dugaan penarikan dana insentif nakes yang dilakukan Kesdam II Sriwijaya dengan alasan untuk pemeriksaan, Agus Suhardi menyatakan, bahwa pihaknya mendapat tembusan surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, tentang pembayaran insentif Nakes sehingga perlu diperiksa.

Baca juga: Maybrat Berangsur Kondusif, TNI-Polri Fasilitasi Kepulangan Ratusan Pengungsi

"Dari Dinkes Sumsel menyatakan, dana tersebut sudah diterima oleh masing-masing Nakes, karena Nakesnya banyak jadi perlu diperiksa. Hingga akhir tahun lalu, dana insentif tersebut sudah diterima para Nakes sesuai dengan peruntukannya masing-masing," ucap Pangdam.

Terkait adanya pengiriman kembali dana insentif Nakes yang dilakukan Kesdam II Sriwijaya, Agus Suhardi mengaku bahwa dana tersebut sudah diterima oleh para Nakes. "Tidak dikembalikan. Kami sudah periksa, sudah diterima masing-masing Nakes. Terkait ditransfer balik ke Kesdam, saat ini tim investigasi sedang berjalan, jika ada yang salah akan diproses hukum," tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun, insentif diberikan kepada 194 Nakes yang bertugas di sejumlah pos kesehatan Kesdam II Sriwijaya, terdiri atas 115 Nakes Aparatur Sipil Negara (ASN), dan 79 Nakes non-ASN, dengan total anggaran Rp3.273.270.000. Setiap nakes menerima insentif Rp2,8 juta hingga Rp53 juta.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1863 seconds (11.252#12.26)