Siswa SD Jombang Meninggal Usai Vaksin COVID-19, Dinkes: Jangan Tergesa Menyimpulkan
Kamis, 30 Desember 2021 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Haus Seks, Guru Ngaji di Kalteng Setubuhi Santriwatinya hingga Trauma
Pada Selasa (28/12/2021) dini hari, korban dilarikan ke Puskesmas Mayangan oleh keluarganya. Namun baru beberapa saat menjalani perawatan, korban menghembuskan nafas terakhirnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Jombang, Budi Nugroho mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengklaim korban meninggal dunia akibat vaksin COVID-19, jenis pfizer yang disuntikkan kepada korban.
Baca juga: Kisah Serangan Berdarah Sekutu Sriwijaya saat Berlangsung Resepsi Pernikahan Airlangga
"Saat ini kami telah berkoordinasi dengan Komisi Daerah Kejadian Ikutan-ikutan Pasca Imunisasi (Komda Kipi) untuk melakukan pengusutan terkait hal tersebut. Untuk proses imunisasi yang dilakukan terhadap korban, dapat dipastikan seluruh prosesnya telah dilakukan dengan benar dan tidak ada kesalahan," ujar Budi.
Pada Selasa (28/12/2021) dini hari, korban dilarikan ke Puskesmas Mayangan oleh keluarganya. Namun baru beberapa saat menjalani perawatan, korban menghembuskan nafas terakhirnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Jombang, Budi Nugroho mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengklaim korban meninggal dunia akibat vaksin COVID-19, jenis pfizer yang disuntikkan kepada korban.
Baca juga: Kisah Serangan Berdarah Sekutu Sriwijaya saat Berlangsung Resepsi Pernikahan Airlangga
"Saat ini kami telah berkoordinasi dengan Komisi Daerah Kejadian Ikutan-ikutan Pasca Imunisasi (Komda Kipi) untuk melakukan pengusutan terkait hal tersebut. Untuk proses imunisasi yang dilakukan terhadap korban, dapat dipastikan seluruh prosesnya telah dilakukan dengan benar dan tidak ada kesalahan," ujar Budi.
(eyt)
Lihat Juga :