Bulukumba Optimalkan Potensi Sektor Peternakan Lewat Kampung Sapi
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:43 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan tersebut Bupati Andi Utta menyerahkan bantuan pemerintah kepada para kelompok ternak tahun anggaran 2021, yaitu bantuan Bibit Ternak Sapi Bali sebanyak 124 ekor, Ayam Ras Petelur sebanyak 4.500 ekor. Sejauh ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan telah membina kurang lebih 300 kelompok tani ternak yang tersebar di hampir seluruh kecamatan.
Baca Juga: PTPN XIV Kembangkan Usaha Peternakan Sapi Berkelanjutan
Andi Utta Warning Pencuri Kembalikan Sapi yang Dicuri
Pada dialog yang digelar di acara Pencanangan Kampung Sapi, salah seorang peternak dari Salassae, Herman mengeluhkan masih adanya pencurian ternak yang meresahkan warga, khususnya para petani ternak.
“Kami laporkan Pak Bupati, beberapa hari yang lalu terjadi pencurian sapi sepuluh ekor. Dari sepuluh ekor itu, hanya tiga ekor yang kembali,” ungkap Herman.
Pihaknya kata Herman meminta bantuan atau perhatian pemerintah dan aparat kepolisian agar tindakan pencurian ini dapat diatasi secepatnya.
Menanggapi keluhan Herman, Bupati Andi Utta menyampaikan bahwa tindakan pencurian sapi tidak boleh lagi terulang. Ia meminta kesadaran pelaku untuk berhenti melakukan aksi pencurian sapi.
Ia menyebut pernah melalui perantara yang mengetahui para pelaku curnak, ia meminta dan menyampaikan pesan agar tidak lagi melakukan aksi-aksi pencurian karena sudah sangat meresahkan warga.
“Saya kasi waktu 3x24 jam, jika sapi itu tidak kembali maka saya laporkan dan minta Polda Sulawesi Selatan untuk turun langsung dan itu penindakannya akan lebih tegas,” kata Andi Utta menegaskan.
Baca Juga: PTPN XIV Kembangkan Usaha Peternakan Sapi Berkelanjutan
Andi Utta Warning Pencuri Kembalikan Sapi yang Dicuri
Pada dialog yang digelar di acara Pencanangan Kampung Sapi, salah seorang peternak dari Salassae, Herman mengeluhkan masih adanya pencurian ternak yang meresahkan warga, khususnya para petani ternak.
“Kami laporkan Pak Bupati, beberapa hari yang lalu terjadi pencurian sapi sepuluh ekor. Dari sepuluh ekor itu, hanya tiga ekor yang kembali,” ungkap Herman.
Pihaknya kata Herman meminta bantuan atau perhatian pemerintah dan aparat kepolisian agar tindakan pencurian ini dapat diatasi secepatnya.
Menanggapi keluhan Herman, Bupati Andi Utta menyampaikan bahwa tindakan pencurian sapi tidak boleh lagi terulang. Ia meminta kesadaran pelaku untuk berhenti melakukan aksi pencurian sapi.
Ia menyebut pernah melalui perantara yang mengetahui para pelaku curnak, ia meminta dan menyampaikan pesan agar tidak lagi melakukan aksi-aksi pencurian karena sudah sangat meresahkan warga.
“Saya kasi waktu 3x24 jam, jika sapi itu tidak kembali maka saya laporkan dan minta Polda Sulawesi Selatan untuk turun langsung dan itu penindakannya akan lebih tegas,” kata Andi Utta menegaskan.
(agn)
Lihat Juga :