Disdagkop UMKM Pangandaran Fasilitasi Identitas Pelaku Usaha Pantai
Rabu, 22 Desember 2021 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
"Pelaku usaha musiman dari luar daerah terkadang semena-mena dikala menjual barang di objek wisata ke konsumen, insiden tersebut sangat berdampak negatif," tambah Tedi.
Dijelaskan Tedi, saat ini akan menghadapi libur Natal dan Pergantian Tahun Baru, biasanya pelaku usaha musiman datang ke Pangandaran mengais rezeki dari pengunjung wisata.
"Berdasarkan hasil pendataan, jumlah pelaku usaha di pantai Pangandaran yang resmi memiliki identitas pada ID CARD dengan mencantumkan kode kelompok, nama pelaku usaha dan jenis dagangan," jelasnya.
Tedi memaparkan, hasil pendataan Pemerintah Daerah Pangandaran dari 2.152 pelaku usaha terdiri dari, 1.265 pedagang pantai, 241 pelaku usaha penyewaan boogie board, 333 pelaku usaha wisata, 313 pelaku usaha rental wisata. Baca: Pelajar Asal Cianjur Hilang Terseret Arus Sungai Cibubuay Sukabumi.
"Alasan pelaku usaha musiman datang ke Pangandaran saat musim libur karena pantai Pangandaran sangat menjanjikan sebagai tempat untuk berjualan," tutur Tedi.
Dijelaskan Tedi, saat ini akan menghadapi libur Natal dan Pergantian Tahun Baru, biasanya pelaku usaha musiman datang ke Pangandaran mengais rezeki dari pengunjung wisata.
"Berdasarkan hasil pendataan, jumlah pelaku usaha di pantai Pangandaran yang resmi memiliki identitas pada ID CARD dengan mencantumkan kode kelompok, nama pelaku usaha dan jenis dagangan," jelasnya.
Tedi memaparkan, hasil pendataan Pemerintah Daerah Pangandaran dari 2.152 pelaku usaha terdiri dari, 1.265 pedagang pantai, 241 pelaku usaha penyewaan boogie board, 333 pelaku usaha wisata, 313 pelaku usaha rental wisata. Baca: Pelajar Asal Cianjur Hilang Terseret Arus Sungai Cibubuay Sukabumi.
"Alasan pelaku usaha musiman datang ke Pangandaran saat musim libur karena pantai Pangandaran sangat menjanjikan sebagai tempat untuk berjualan," tutur Tedi.
Lihat Juga :