Gunung Semeru Naik Level Siaga, Warga Kosongkan Rumah dan Kemasi Harta Benda
Sabtu, 18 Desember 2021 - 00:29 WIB
loading...
Warga Desa Bondeli Utara mulai mengosongkan rumah mereka menyusul naiknya status Gunung Semeru ke level siaga. Barang-barang mereka dipindah ke lokasi aman.Foto/Avirista
A
A
A
LUMAJANG - Warga Desa Bondeli Utara mulai mengosongkan rumah mereka menyusul naiknya status Gunung Semeru ke level siaga. Barang-barang mereka juga mulai dikemasi dipindah ke lokasi yang aman. Pemandangan ini terlihat di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Mereka dibantu oleh tim evakuasi dan relawan bahu - membahu menyelamatkan barang - barangnya untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Akhir Masa Tanggap Darurat Bencana Gunung Semeru, Relawan Gelar Tahlil Buat Korban Hilang
Warga Desa Bondeli Utara, Desa Sumberwuluh Ahmad memilih mulai mengosongkan rumahnya karena sering terendam banjir lahar dingin dari Gunung Semeru. Ia memilih terlebih dahulu mengevakuasi barangnya, sambil menunggu instruksi pemerintah terkait relokasi perkampungan.
"juga amankan semua barang di dalam rumah, karena dari pada rusak sering terendam banjir lahar dingin Semeru. Maka sementara kita tinggalkan kampung halaman ini sambil menunggu instruksi apakah direlokasi atau tidak nunggu dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat," ucap Ahmad ditemui, Jumat (17/12/2021).
Mereka dibantu oleh tim evakuasi dan relawan bahu - membahu menyelamatkan barang - barangnya untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Akhir Masa Tanggap Darurat Bencana Gunung Semeru, Relawan Gelar Tahlil Buat Korban Hilang
Warga Desa Bondeli Utara, Desa Sumberwuluh Ahmad memilih mulai mengosongkan rumahnya karena sering terendam banjir lahar dingin dari Gunung Semeru. Ia memilih terlebih dahulu mengevakuasi barangnya, sambil menunggu instruksi pemerintah terkait relokasi perkampungan.
"juga amankan semua barang di dalam rumah, karena dari pada rusak sering terendam banjir lahar dingin Semeru. Maka sementara kita tinggalkan kampung halaman ini sambil menunggu instruksi apakah direlokasi atau tidak nunggu dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat," ucap Ahmad ditemui, Jumat (17/12/2021).
Lihat Juga :