Sepekan Terakhir Hoaks Omicron Gencar, Kominfo Imbau Warga Bijak Pilih Informasi
Minggu, 12 Desember 2021 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
Ketiga, lanjutnya, pada tanggal yang sama, beredar disinformasi di media sosial sebuah poster film berjudul The Omicron. Film ini diklaim tayang pada tahun 1963. Baca juga: Hambat Penanganan Covid-19, Ini Hasil Temuan Ribuan Hoax di Media Sosial
Keempat, pada 4 Desember beredar disinformasi postingan di media sosial yang membagikan daftar dugaan gejala virus Corona varian Omicron dan menyiratkan bahwa gejala tersebut sebenarnyamerupakan komplikasi dari vaksin COVID-19.
Kelima, pada hari yang sama, tambah Dedy, beredar hoaks di media sosial bahwa varian baru Omicron telah dijadwalkan oleh WHO melalui tabel abjad Omicron dengan keterangan bulan Mei 2022."
Keenam, pada 5 Desember, disinformasi video yang berisikan kumpulan atlet yang jatuh pingsan,dikaitkan dengan efek vaksin COVID-19 membuat masalah jantung atau miokarditis pada olahragawan," bebernya.
Menurut Dedy, dengan ditemukannya varian baru seperti Omicron, maka semua pihak perlu waspada terhadap kabar bohong yang beredar. Karena itu selain mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, Dedy meminta agar tetap taat protokol kesehatan. "Tetap mengikuti kebijakan yang berlaku, dan menggencarkan vaksinasi untuk menekan risiko persebaran COVID-19," ujarnya.
Keempat, pada 4 Desember beredar disinformasi postingan di media sosial yang membagikan daftar dugaan gejala virus Corona varian Omicron dan menyiratkan bahwa gejala tersebut sebenarnyamerupakan komplikasi dari vaksin COVID-19.
Kelima, pada hari yang sama, tambah Dedy, beredar hoaks di media sosial bahwa varian baru Omicron telah dijadwalkan oleh WHO melalui tabel abjad Omicron dengan keterangan bulan Mei 2022."
Keenam, pada 5 Desember, disinformasi video yang berisikan kumpulan atlet yang jatuh pingsan,dikaitkan dengan efek vaksin COVID-19 membuat masalah jantung atau miokarditis pada olahragawan," bebernya.
Menurut Dedy, dengan ditemukannya varian baru seperti Omicron, maka semua pihak perlu waspada terhadap kabar bohong yang beredar. Karena itu selain mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, Dedy meminta agar tetap taat protokol kesehatan. "Tetap mengikuti kebijakan yang berlaku, dan menggencarkan vaksinasi untuk menekan risiko persebaran COVID-19," ujarnya.
(don)
Lihat Juga :