Kasus Herry Wirawan Rugikan Pesantren, Ketua DPD RI: Masyarakat Harus Jeli Membedakan
Minggu, 12 Desember 2021 - 15:57 WIB
loading...
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta masyarakat jeli membedakan mana ciri pesantren dan bukan. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kasus Herry Wirawan yang menyetubuhi belasan santriwatinya hingga ada yang melahirkan merugikan nama dan citra pesantren .
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti pun kembali angkat bicara. Dia meminta masyarakat jeli membedakan ciri pengajaran di pondok pesantren dan yang bukan pondok pesantren.
Baca juga: Kasus Herry Wirawan Cabuli Belasan Santriwati, KH Cholil Nafis: Harus Dihukum Seberat-beratnya
“Kasus pemerkosaan dan pelecehan yang dilakukan Herry Wirawan telah mencoreng institusi pondok pesantren,” tegasnya.
Padahal kata LaNyalla, metode pengajaran dan jenis pendidikan di lembaga yang dikelola pelaku, Herry Wirawan sangat berbeda dengan pondok pesantren.
Baca juga: Ketua DPD RI Kecam Pelecehan Seksual di Pesantren Manarul Huda Antapani
“Pesantren yang benar, pasti memiliki tradisi pengajaran keilmuan agama yang standar. Pasti ada Kiai pengasuh, ada ustaz pengajar dan terdaftar di Kementerian Agama di masing-masing wilayah,” kata LaNyalla, Minggu (12/12/2021).
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti pun kembali angkat bicara. Dia meminta masyarakat jeli membedakan ciri pengajaran di pondok pesantren dan yang bukan pondok pesantren.
Baca juga: Kasus Herry Wirawan Cabuli Belasan Santriwati, KH Cholil Nafis: Harus Dihukum Seberat-beratnya
“Kasus pemerkosaan dan pelecehan yang dilakukan Herry Wirawan telah mencoreng institusi pondok pesantren,” tegasnya.
Padahal kata LaNyalla, metode pengajaran dan jenis pendidikan di lembaga yang dikelola pelaku, Herry Wirawan sangat berbeda dengan pondok pesantren.
Baca juga: Ketua DPD RI Kecam Pelecehan Seksual di Pesantren Manarul Huda Antapani
“Pesantren yang benar, pasti memiliki tradisi pengajaran keilmuan agama yang standar. Pasti ada Kiai pengasuh, ada ustaz pengajar dan terdaftar di Kementerian Agama di masing-masing wilayah,” kata LaNyalla, Minggu (12/12/2021).
Lihat Juga :