Atasi Stunting, Mempawah Galakan Program Dapur Sehat

Jum'at, 10 Desember 2021 - 04:30 WIB
loading...
Atasi Stunting, Mempawah Galakan Program Dapur Sehat
Bupati Mempawah, Erlina bersama Plt Deputi Dalduk BKKBN dan Dwi Listyawardani dalam pencanangan DASHAT di Kampung KB Desa Bukit Batu, Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Foto: Istimewa
A A A
MEMPAWAH - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKB) Kabupaten Mempawah , Kalimantan Barat fokus menggalakan program Dapur Sehat demi mengatasi Stunting (DASHAT) di daerah itu.

Program dapur sehat ini fokus pada pemberian pembelajaran pada masyarakat mengenai gizi sehat berbasis pangan lokal .

BKKBN bersama para ahli gizi telah menyusun menu sehat dengan konsep produk lokal karena sekaligus memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat sendiri,” kata Bupati Mempawah, Erlina.

Baca juga: Wapres Perintahkan BKKBN Petakan Daerah dengan Stunting Tinggi

Menurutnya, tercatat angka Stunting Kabupaten Mempawah termasuk terendah di Kalimantan Barat, "Saya harapkan kita jangan puas diri dengan angka stunting ini, utamakan kebersamaan dan gotong royong dalam penanganan stunting di Kabupaten Mempawah," ungkapnya.

Ditegaskan lagi, pencanangan DASHAT di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Bukit Batu merupakan baru pertama kali dilakukan di Provinsi Kalimantan Barat.

Baca juga: Anaknya Dibunuh, Ibu di Manado Menangis Minta Keadilan ke Presiden Jokowi

"Kami harapkan bukan 5 desa saja yang terdampak mendapatkan bantuan, tetapi juga untuk desa desa sekeliling nya yang terdampak dapat diberikan bantuan", tandas bupati.

Plt Deputi Dalduk BKKBN, Dwi Listyawardani menjelaskan, kegiatan DASHAT ini bukan hanya di dukung oleh BKKBN sebagai konseptor.

“Tapi patut kita syukuri bersama bahwa ini juga didukung oleh berbagai pihak yaitu dari mitra kita PT. Pelindo sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya dan juga dari desa melalui dana desa, pengembangan dana desa sedemikian rupa sehingga secara khusus bisa ikut mengentaskan stunting,” ungkapnya.

Baca juga: Dihujat karena Perkosa Belasan Santriwati, Guru Pesantren di Bandung Ini Bilang Begini

Sementara, Deputi General Manager Keuangan dan SDM PT Pelindo (Persero) Regional Cabang Pontianak Yuli Wahyu Wibowo mengatakan, saat ini CSR sudah berganti nama.

“Pada dasarnya kami bukan hanya membantu dalam satu hal misalnya dalam bentuk stunting, tapi juga dalam bentuk lain seperti bantuan sembako,” tuturnya
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2430 seconds (11.97#12.26)