Cegah Klaster Baru, Sleman Gelar Rapid Test Corona Massal di 14 Pasar
Senin, 08 Juni 2020 - 12:37 WIB
loading...
Petugas sedang melakukan sosaliasi RDT massal di Pasar Jangkang, Ngempak, Minggu (7/6/2020). Foto IST
A
A
A
SLEMAN - Gugu Tugas Penangganan COVID-19 Sleman kembali akan menggelar rapid diagnostc test (RDT) atau uji cepat secara massal. Kali ini menyasar para pedagang di 14 pasar tradisional di 10 kecamatan.Ke 10 pasar tersebut adalah yaitu Pasar Stan, Colombo, Condongcatur dan Nologaten, Kecamatan Depok, Pasar Getan dan Rejodani, Kecamatan Ngaglik.
Kemudian Pasar Prambanan, Pasar Godean, Pasar Gamping, Pasar Sleman, Pasar Ngino Kecamatan Seyegan, Pasar Jangkang Kecamatan Ngemplak, Pasar Cebongan Kecamatan Mlati dan Pasar Tempel.
RDT massal akan diselenggarakan dalam dua tahap. yakni pada 9 Juni 2020 dan 17 Juni 2020. Kegiatan ini untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran serta klaster baru COVID-19.
Juru bicara Gugus Tugas Penangganan COVID-19 Sleman, Savitri Nurmala Dewi mengatakan RDT ini akan menyasar para pedagang pasar dengan target 50 orang di setiap pasar. Mereka akan dipilih dengan metode purposive sampling.
“Untuk pelaksanaan RDT bervariasi. Yaitu di pasar itu sendiri, Puskesmas terdekat, balai desa atau lokasi lain yang telah ditentukan,” kata Evi panggilan Savitri Nurmala Dewi, Senin (8/6/2020). (Baca juga : Program Cantelan Ini Bantu Warga Terdampak Corona )
Kemudian Pasar Prambanan, Pasar Godean, Pasar Gamping, Pasar Sleman, Pasar Ngino Kecamatan Seyegan, Pasar Jangkang Kecamatan Ngemplak, Pasar Cebongan Kecamatan Mlati dan Pasar Tempel.
RDT massal akan diselenggarakan dalam dua tahap. yakni pada 9 Juni 2020 dan 17 Juni 2020. Kegiatan ini untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran serta klaster baru COVID-19.
Juru bicara Gugus Tugas Penangganan COVID-19 Sleman, Savitri Nurmala Dewi mengatakan RDT ini akan menyasar para pedagang pasar dengan target 50 orang di setiap pasar. Mereka akan dipilih dengan metode purposive sampling.
“Untuk pelaksanaan RDT bervariasi. Yaitu di pasar itu sendiri, Puskesmas terdekat, balai desa atau lokasi lain yang telah ditentukan,” kata Evi panggilan Savitri Nurmala Dewi, Senin (8/6/2020). (Baca juga : Program Cantelan Ini Bantu Warga Terdampak Corona )
Lihat Juga :