Istri Cantik Dibunuh Suami WNA Arab Pakai Air Keras, Polisi Tunggu Hasil Forensik
Selasa, 07 Desember 2021 - 18:11 WIB
loading...
Polres Cianjur tengah menunggu hasil forensik terkait cairan air keras yang masuk ke dalam tubuh korban, Sara (21). Foto/MPI/Ricky Susan
A
A
A
CIANJUR - Sarah (21) tewas usai dianiaya suaminya sendiri Warga Negara Asing (WNA) Arab Saudi, berinisial AL (29) menggunakan air keras. Kini Polres Cianjur, tengah menunggu hasil forensik terkait cairan air keras yang masuk ke dalam tubuh korban.
Baca juga: Sebelum Istri Cantiknya Tewas, Suami Asal Arab Ini Sudah 1 Bulan Pesan Air Keras
Uji di laboratorium forensik tersebut, diharapkan dapat mengungkap masuknya air keras ke dalam tubuh korban. Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, hasil forensik tersebut sangat penting dalam penyelidikan.
"Kita masih menunggu hasil forensik berkaitan dengan cairan yang ada di lambung korban. Kalau di dalam lambung banyak berarti itu diminumkan, tapi kalau sedikit di dalamnya, berarti itu terminum," katanya, Selasa (7/12/2021).
Baca juga: Sadis! Baru Kenal di Medsos, Gadis Kelas 6 SD Dipaksa Layani Nafsu 2 Pria Dewasa
Pasalnya, menurut doni, dari hasil rekonstruksi bahwa pada saat penyiraman, korban berada di bawah tersangka yang berdiri, dan penyiraman dilakukan dengan mengarah pada mulut korban.
Baca juga: Sebelum Istri Cantiknya Tewas, Suami Asal Arab Ini Sudah 1 Bulan Pesan Air Keras
Uji di laboratorium forensik tersebut, diharapkan dapat mengungkap masuknya air keras ke dalam tubuh korban. Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, hasil forensik tersebut sangat penting dalam penyelidikan.
"Kita masih menunggu hasil forensik berkaitan dengan cairan yang ada di lambung korban. Kalau di dalam lambung banyak berarti itu diminumkan, tapi kalau sedikit di dalamnya, berarti itu terminum," katanya, Selasa (7/12/2021).
Baca juga: Sadis! Baru Kenal di Medsos, Gadis Kelas 6 SD Dipaksa Layani Nafsu 2 Pria Dewasa
Pasalnya, menurut doni, dari hasil rekonstruksi bahwa pada saat penyiraman, korban berada di bawah tersangka yang berdiri, dan penyiraman dilakukan dengan mengarah pada mulut korban.
Lihat Juga :