Pihak Kampus Bertele-tele Jadi Alasan Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Lapor Polisi
Minggu, 05 Desember 2021 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
Kompol Masnoni menjelaskan, korban D mengaku mendapatkan pelecehan seksual tidak secara fisik, melainkan melalui pesan dengan kata-kata tidak senonoh via Whatsapp dari oknum dosen.
Sementara itu, Ketua BEM Unsri Fakultas Ekonomi, Farrel Farhan mengatakan, selain ditemani kedua orang tuanya saat melapor, korban D juga didampingi rekan mahasiswa lainnya.
"Setelah dua kasus pencabulan oleh dosen ini mencuat ke publik, kami langsung membuka posko aduan. Dari situ kami menerima aduan dari rekan lainnya, salah satunya D," ujarnya. Baca: Mahasiswi Korban Dugaan Pelecehan Seks Dosen Unsri Bertambah 1 Orang.
Atas kasus tersebut, lanjut Farrel, dirinya berharap kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan perkara pelecehan dari oknum dosen ini secara tuntas.
"Sejak awal kami langsung melapor ke Mapolda mendampingi rekan kami. Sebab kami yakin mereka bisa menyelesaikan kasus ini secara adil, karena di kampus bertele-tele," tandasnya. Baca Juga: Namanya Sempat Dicoret, Rektorat Unsri Pastikan Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen Tetap Diwisuda.
Presiden Mahasiswa Unsri, Dwiki Sandy menambahkan, ke depan pihak korban bakal menunjuk penasihat hukum untuk mendampingi mereka dalam perkara dugaan pelecehan seksual tersebut. "Korban bakal memiliki penasihat hukum nantinya untuk mendampingi mereka dalam perkara ini," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BEM Unsri Fakultas Ekonomi, Farrel Farhan mengatakan, selain ditemani kedua orang tuanya saat melapor, korban D juga didampingi rekan mahasiswa lainnya.
"Setelah dua kasus pencabulan oleh dosen ini mencuat ke publik, kami langsung membuka posko aduan. Dari situ kami menerima aduan dari rekan lainnya, salah satunya D," ujarnya. Baca: Mahasiswi Korban Dugaan Pelecehan Seks Dosen Unsri Bertambah 1 Orang.
Atas kasus tersebut, lanjut Farrel, dirinya berharap kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan perkara pelecehan dari oknum dosen ini secara tuntas.
"Sejak awal kami langsung melapor ke Mapolda mendampingi rekan kami. Sebab kami yakin mereka bisa menyelesaikan kasus ini secara adil, karena di kampus bertele-tele," tandasnya. Baca Juga: Namanya Sempat Dicoret, Rektorat Unsri Pastikan Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen Tetap Diwisuda.
Presiden Mahasiswa Unsri, Dwiki Sandy menambahkan, ke depan pihak korban bakal menunjuk penasihat hukum untuk mendampingi mereka dalam perkara dugaan pelecehan seksual tersebut. "Korban bakal memiliki penasihat hukum nantinya untuk mendampingi mereka dalam perkara ini," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :