Pihak Kampus Bertele-tele Jadi Alasan Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Lapor Polisi

Minggu, 05 Desember 2021 - 12:13 WIB
loading...
Pihak Kampus Bertele-tele Jadi Alasan Mahasiswi Unsri Korban Pelecehan Lapor Polisi
Jumlah Mahasiswi dugaan korban pelecehan seksual oknum dosen di Universitas Sriwijaya (Unsri) terus bertambah. Total kini sudah ada empat mahasiswi menjadi korban aksi cabul dosen. SINDOnews/Dede
A A A
PALEMBANG - Jumlah Mahasiswi dugaan korban pelecehan seksual oknum dosen di Universitas Sriwijaya (Unsri) terus bertambah. Total kini sudah ada empat mahasiswi menjadi korban aksi cabul dosen.

Kepala Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni mengatakan, satu korban tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) dengan oknum dosen berinisial A dan tiga mahasiswi berasal dari Fakultas Ekonomi (FE) dengan oknum dosen berinisial R.

"Kami juga baru menerima aduan dari satu korban baru, mahasiswi berinisial D yang mengaku dilecehkan oleh oknum dosen R di Fakultas Ekonomi Unsri," ujar Kompol Masnoni, Minggu (5/12/2021).

Mahasiswi berinisial D merupakan adik tingkat dari dua mahasiswi di FE Unsri kampus Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang telah melapor menjadi korban pelecehan dengan nama diduga pelaku yang sama yakni dosen R. Dalam pelaporan ini kapasitas D tersebut menjadi saksi pemberat.

"Dengan begitu, ada tiga korban yang mengaku jadi korban pelecehan dari oknum dosen berinisial R yang ikut melapor. D ini sebagai saksi memberatkan, karena pelaporannya sama dengan dua kakak tingkatnya yang lebih dulu melapor," jelasnya.

Kompol Masnoni menjelaskan, korban D mengaku mendapatkan pelecehan seksual tidak secara fisik, melainkan melalui pesan dengan kata-kata tidak senonoh via Whatsapp dari oknum dosen.



Sementara itu, Ketua BEM Unsri Fakultas Ekonomi, Farrel Farhan mengatakan, selain ditemani kedua orang tuanya saat melapor, korban D juga didampingi rekan mahasiswa lainnya.

"Setelah dua kasus pencabulan oleh dosen ini mencuat ke publik, kami langsung membuka posko aduan. Dari situ kami menerima aduan dari rekan lainnya, salah satunya D," ujarnya. Baca: Mahasiswi Korban Dugaan Pelecehan Seks Dosen Unsri Bertambah 1 Orang.

Atas kasus tersebut, lanjut Farrel, dirinya berharap kepada pihak kepolisian untuk menyelesaikan perkara pelecehan dari oknum dosen ini secara tuntas.

"Sejak awal kami langsung melapor ke Mapolda mendampingi rekan kami. Sebab kami yakin mereka bisa menyelesaikan kasus ini secara adil, karena di kampus bertele-tele," tandasnya. Baca Juga: Namanya Sempat Dicoret, Rektorat Unsri Pastikan Mahasiswi Korban Pelecehan Dosen Tetap Diwisuda.

Presiden Mahasiswa Unsri, Dwiki Sandy menambahkan, ke depan pihak korban bakal menunjuk penasihat hukum untuk mendampingi mereka dalam perkara dugaan pelecehan seksual tersebut. "Korban bakal memiliki penasihat hukum nantinya untuk mendampingi mereka dalam perkara ini," pungkasnya.
(nag)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1536 seconds (10.101#12.26)