Pakar Papua Marinus Yaung Bongkar Misi Asing di Balik Isu Bintang Kejora

Kamis, 02 Desember 2021 - 00:36 WIB
loading...
Pakar Papua Marinus Yaung Bongkar Misi Asing di Balik Isu Bintang Kejora
Marinus Yaung. Foto: Sandi/MNC Media
A A A
JAYAPURA - Pakar Hubungan Luar Negeri Provinsi Papua sekaligus akademisi dari Univesitas Cenderawasih Marinus Yaung menyatakan, isu Bendera Bintang Kejora dan Papua Merdeka ingin membunuh masyarakat Papua.

Menurutnya, isu itu sengaja terus dimainkan agar bisa mengeruk limpahan harta dari Bumi Cenderawasih bersama pihak Jakarta, termasuk loby Benny Wenda, United Libertion Movemant off West Papua (ULMWP) di luar negeri.

"Isu Papua, Benny Wenda, ULMWP, hanya bagian dari geostrategis negara-negara super power di kawasan Pasifik dan Afrika, untuk mewujudkan kepentingan mereka di Indonesia," tegas Marinus, kepada media ini, Rabu (1/12/2021).

Baca juga: Keberhasilan Operasi Tim Nanggala Kopassus dan Satgas Amole di Papua

Dukungan semu atau standar ganda negara luar seperti Australia, pada satu sisi menghormati Lombok Treaty dengan Indonesia, tetapi sisi lain membiarkan kota-kota besarnya menjadi basis kampanye politik Papua merdeka.

"Australia bermain politik standar ganda dalam isu Papua, karena Australia berkepentingan menjaga kepentingan Inggris di LNG Tangguh Bintuni, dan kepentingan Amerika Serikat di Freeport Mimika, Papua," tegasnya.



Baca: Bendera Bintang Kejora Berkibar di Samping Mapolda Papua

Saat terjadi penangkapan, dan pembunuhan terhadap orang Papua yang membawa isu Papua merdeka, pihak Australia, Inggris, dan Amerika Serikat malah asyik berdansa menguras habis isi perut bumi Papua.

"Saya khawatir, karena rendahnya literasi masyarakat Papua, isu Papua merdeka dan isu Bintang Kejora malah merampas masa depan Papua. Isu Bintang Kejora dan Papua merdeka hanya kamuflase dan manipulasi," paparnya.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2443 seconds (11.97#12.26)