Kisah Pariani dan Amran, Korban PHK Perusahaan Crumb Rubber di Asahan

Minggu, 07 Juni 2020 - 09:08 WIB
loading...
Kisah Pariani dan Amran,...
Kisah Pariani dan Amran, Korban PHK Perusahaan Crumb Rubber di Asahan. Foto/ SINDOnews. Ismanto Panjaitan
A A A
ASAHAN - Air mata Pariani (39) sudah kering. Tapi di balik tatapannya matanya yang sendu menyimpan kesedihan dan kerinduan yang dalam. Sejak Jamari, pria yang mempersuntingnya pada tahun 2000 silam pergi menghadap Sang Ilahi. Tepatnya, sejak 7 April.

Kini, ia menjadi orangtua tunggal dari ketiga anaknya: Indra Pratama (20), Dwi Cahaya Pranesti (14) dan Adinda Cici Pramulia (7). Berempat, mereka tinggal di rumah peninggalan orang tua almarhum, di Dusun IIA, Desa Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan. (Baca juga : Eks Karyawan Gugat Perusahaan Crumb Rubber di Asahan Rp13 Miliar )

Ketika ditemui SINDOnews.com, Sabtu (6/6/2020), Pariani tengah melayani seorang gadis kecil yang ingin membeli jajanan. Setelah menyodorkan 2 biji permen, sekeping logam berpindah dalam sekejap dari tangan mungil anak tetangganya itu, ke saku rok celananya yang lusuh. Uang pecahan Rp500.

"Saya tak punya kepandaian apa-apa. Cuma (jualan) ini yang bisa," katanya mengawali pembicaraan. Hampir 2 bulan Pariani telah melakoni pekerjaan itu sendiri. Sambil mengurus rumah dan merawat dua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah. Sedangkan Indra telah bekerja.

Yang awalnya dulu dilakukan berdua. Disaat Jamari tak lagi bekerja di PT Fairco Bumi Lestari (FBL). Yang tanpa di beri pesangon, ketika manajemen perusaahaan crumb rubber industri di Asahan itu, menghentikan kegiatan operasional pabrik.

Sejak kejadian itu, ia memanfaatkan barang-barang rumah tangga yang ada. Meja makan dan steling kaca bekas dijadikan sebagai tempat pajangan menata barang-barang dagangan. Seperti mi instan, rokok, permen dan jajanan makanan anak-anak lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Naikkan Produksi Benih...
Naikkan Produksi Benih Ikan, Tim Dosen Universitas Asahan Sosialisasikan Teknologi Ozonisasi
41 Santri Lolos Beasiswa...
41 Santri Lolos Beasiswa Gelombang Pertama Pesantren Mambaul Ma'arif
Peduli Korban PHK, Pesantren...
Peduli Korban PHK, Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Buka Beasiswa bagi Santri
Asahan Gempar! Mayat...
Asahan Gempar! Mayat Pasutri Ditemukan Membusuk di Atas Kasur, Terungkap Penyebabnya
Bandar Narkoba di Asahan...
Bandar Narkoba di Asahan Sumut Tembak Polisi saat Disergap
1.427 Rumah di Asahan...
1.427 Rumah di Asahan Terendam Banjir, Jembatan hingga Tempat Ibadah Rusak
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Rekomendasi
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved