5 Pasangan Mesum Kedapatan Asyik Indehoy di Kamar Hotel

Jum'at, 26 November 2021 - 04:10 WIB
5 Pasangan Mesum Kedapatan Asyik Indehoy di Kamar Hotel
Suasana razia tim gabungan Satpol PP, TNI Polri di salah satu hotel di Cirebon, Kamis malam (25/11/2021). 5 pasangan mesum bukan suami istri diamankan. Foto: iNewsTV/Hasan Hidayat
A A A
CIREBON - Lima pasang bukan suami istri diciduk Satpol-PP saat hendak berbuat mesum di salah satu kamar dalam hotel di Kota Cirebon , Kamis malam (25/11/2021).

Kepala Bidang Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat (Tibumtranmas) Satpol-PP Kota Cirebon, Suweka menjelaskan, razia penyakit masyarakat (pekat) kali ini adalah pelaku-pelaku asusila dan penjual minuman beralkohol.

"Untuk pelaku asusila kami mendapatkan lima pasangan bukan suami istri dan delapan orang individu," kata Suweka.

Baca juga: Hendak Bersetubuh di Hotel, 8 Pasangan ABG Terjaring Satpol PP

Untuk barang bukti minuman beralkohol, dijelaskan Suweka, pihaknya mengamankan 40 botol miras berbagai merek dari empat lokasi. "Mudah-mudahan malam ini yang terakhir ditemukannya miras di Kota Cirebon, karena Kota Cirebon memang sudah ada Perdanya bahwa nol persen minuman beralkohol," ucapnya.

Proses selanjutnya setelah diamankannya orang orang tersebut, kata Suweka, akan dilakukan pendataan, untuk mengetahui identitas dan memastikan apakah mereka pekerja seks komersial.



"Atau memang ada pasangan yang sudah menikah tapi nikah sirih. Tapi untuk mereka yang benar-benar PSK, kami berkerjasama dengan Dinsos untuk dibina di panti sosial," ungkapnya.

Baca juga: Asyik Bersetubuh di Mobil, Pasangan Mesum Ini Digerebek Tanpa Pakaian Dalam

Suweka mengungkapkan alasan petugas merazia hotel kelas melati berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan aktifitas orang-orang yang keluar masuk hotel.

"Warga jengah terhadap kelakuan mereka (pelaku asusila) yang hilir mudik keluar masuk hotel melati tersebut," tandasnya.

Tidak hanya Satpol-PP, dalam kegiatan itu turut juga TNI Polri dan BNN Kota Cirebon.
(nic)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2109 seconds (11.97#12.26)