Dua ABK Kapal China yang Melarikan Diri Diselamatkan Nelayan di Karimun
Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka mengaku dianiaya. Pada pagi harinya, saya langsung membawa mereka ke Pulau Karimun dan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian," katanya.
Andri Juniansyah, salah satu ABK Kapal yang ditemukan mengapung di laut mengungkapkan, alasan dirinya melarikan diri dari kapal tangkap cumi asal China itu karena mendapatkan penganiayaan selama bekerja. (Baca juga : Tutup Usaha, Perusahaan Crumb Rubber di Asahan Tolak Bayar Pesangon )
"Saya tidak nyaman kerja di kapal, tidak betah karena mendapatkan penganiayaan. Saya dipukul dan ditendang apabila kerja lambat. Waktu istrahat saja hanya dapat 3 jam dalam sehari," kata Andri ditemui wartawan di Mapolsek Tebing, Sabtu (6/6/2020).
Menurutnya, ia bekerja di atas kapal Lu Ging Yuan Yu 213 asal negara China. Ia mengaku telah bekerja di kapal tersebut selama 5 bulan terhitung sejak Januari lalu.
Andri Juniansyah, salah satu ABK Kapal yang ditemukan mengapung di laut mengungkapkan, alasan dirinya melarikan diri dari kapal tangkap cumi asal China itu karena mendapatkan penganiayaan selama bekerja. (Baca juga : Tutup Usaha, Perusahaan Crumb Rubber di Asahan Tolak Bayar Pesangon )
"Saya tidak nyaman kerja di kapal, tidak betah karena mendapatkan penganiayaan. Saya dipukul dan ditendang apabila kerja lambat. Waktu istrahat saja hanya dapat 3 jam dalam sehari," kata Andri ditemui wartawan di Mapolsek Tebing, Sabtu (6/6/2020).
Menurutnya, ia bekerja di atas kapal Lu Ging Yuan Yu 213 asal negara China. Ia mengaku telah bekerja di kapal tersebut selama 5 bulan terhitung sejak Januari lalu.
(nfl)
Lihat Juga :