Air Setinggi 1,5 Meter Rendam 1.618 Rumah di Labuhanbatu Utara
Jum'at, 19 November 2021 - 19:07 WIB
loading...
Sungai Asahan meluap dan menggenangi 1.618 rumah warga di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Foto/Ist.
A
A
A
LABUHANBATU UTARA - Air luapan Sungai Asahan setinggi 1,5 meter merendam 1.618 rumah yang berada di lima desa di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Banjir tersebut, telah terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Awas! Banjir Rob Setinggi 2,5 Meter Berpotensi Menerjang Wilayah Pesisir Kota Medan
Banjir luapan Sungai Asahan ini juga merendam Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang ada di kawasan itu, hingga sempat membuat kenderaan bermotor roda dua dan roda empat tak bisa melintasinya.
Berdasarkan data dari BPBD, kelima desa yang terendam banjir adalah Desa Sialang Taji, ada sebanyak 210 rumah. Kemudian Desa Bandar Durian, sebanyak 410 rumah; Desa Aek Kanopan sebanyak 610 rumah; Desa Teluk Binjai sebanyak 160 rumah ;dan Desa Sono Martani sebanyak 228 rumah.
Baca juga: Pesta Seks dan Mabuk Lem 27 Anak Muda Diringkus di Hotel, Polisi Temukan 5 Kondom Bekas
Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Labuhanbatu Utara, Jamil M. Hasibuan menjelaskan kondisi banjir saat ini, air sudah mulai berangsur surut. "Teluk Binjai masih bertahan airnya," ucap Jamil, Jumat (19/11/2021).
Baca juga: Awas! Banjir Rob Setinggi 2,5 Meter Berpotensi Menerjang Wilayah Pesisir Kota Medan
Banjir luapan Sungai Asahan ini juga merendam Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang ada di kawasan itu, hingga sempat membuat kenderaan bermotor roda dua dan roda empat tak bisa melintasinya.
Berdasarkan data dari BPBD, kelima desa yang terendam banjir adalah Desa Sialang Taji, ada sebanyak 210 rumah. Kemudian Desa Bandar Durian, sebanyak 410 rumah; Desa Aek Kanopan sebanyak 610 rumah; Desa Teluk Binjai sebanyak 160 rumah ;dan Desa Sono Martani sebanyak 228 rumah.
Baca juga: Pesta Seks dan Mabuk Lem 27 Anak Muda Diringkus di Hotel, Polisi Temukan 5 Kondom Bekas
Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Labuhanbatu Utara, Jamil M. Hasibuan menjelaskan kondisi banjir saat ini, air sudah mulai berangsur surut. "Teluk Binjai masih bertahan airnya," ucap Jamil, Jumat (19/11/2021).
Lihat Juga :