Update Banjir dan Longsor Sukabumi: 4 Korban Belum Ditemukan

Minggu, 09 Maret 2025 - 22:34 WIB
loading...
Update Banjir dan Longsor...
Tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto/Dok BNPB
A A A
SUKABUMI - Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi memicu bencana hidrometeorologi basah berupa banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis (6/3/2025). Musibah tersebut menyebabkan 5 warga meninggal dunia (MD) dan empat warga dinyatakan hilang yang saat ini masih dalam pencarian tim SAR.

"Berdasarkan update data yang dihimpun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per hari ini, Minggu (9/3), tercatat sebanyak 12 desa di 9 kecamatan terdampak banjir dan 30 desa di 22 kecamatan terdampak tanah longsor," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Minggu (9/3/2025).

"Dilaporkan, selain 5 warga meninggal dunia dan 4 yang masih dinyatakan hilang, total sebanyak 1.424 KK (kepala keluarga, red) atau 4.500 warga terdampak dan 83 KK atau 246 warga di antaranya dilaporkan mengungsi serta enam warga di antaranya dilaporkan luka-luka," tambahnya.

Baca juga: BNPB: 5 Orang Tewas Akibat Longsor di Kabupaten Sukabumi



Aam sapaan karibnya menyebutkan daftar nama korban yang telah ditemukan meninggal dunia adalah Eneng Sabiti (P/40 tahun), Siti Nurul Awlia (P/8 tahun), Nendi Saputra (P/7 tahun), Ooy (L/69 tahun), dan Yayar (L/70 tahun). Sedangkan empat korban yang masih dalam pencarian adalah Drajat (L/60 tahun), Siti Maryam (P/35 tahun), Ahyar Fauzi (L/9 tahun), dan Mondi (L/9 tahun).

"Hingga kini, kerugian materil tercatat, sebanyak 150 unit rumah rusak ringan (RR), 110 unit rumah rusak sedang (RS), 95 unit rumah rusak berat (RB), 3 unit jembatan RS, 3 unit jembatan RB, 1 sarana Kesehatan RS, dan 27 titik jalan terdampak, serta 16 titik jembatan lainnya juga ikut terdampak," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Rekomendasi
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved