Sekeluarga PDP di Surabaya Meninggal Dunia dalam Kurun Satu Pekan
Jum'at, 05 Juni 2020 - 19:52 WIB
loading...
A
A
A
Takdir berkata lain, sehari dirawat korban G meninggal dunia. Selang beberapa hari, tepatnya 2 Juni 2020 sang istri, C, menyusul untuk pergi untuk selama-lamanya.
Pasca meninggalnya satu keluarga, saat ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya melakukan tracking dan mengkarantina lima orang keluarga yang kontak erat dengan korban. Rapid test pun dilakukan terhadap 69 warga di satu kampung tersebut.
Wakil Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Fikser Mora, membenarkan ada satu keluarga yang meninggal dunia. Dia menegaskan, hasil tes swab memang belum keluar.
"Pemkot sudah melakukan rapid tes di gang itu. Ada 69 orang, mereka dalam satu rumah rapid tesnya reaktif. Ada yang diisolasi di rumah dan di hotel. Akan ada skala prioritas swab agar kita bisa melakukan langkah medis apabila yang bersangkutan apa ada penyakit bawaan atau murni positif. Kita berharap hasil swabnya negative ya," ujar Fikser.
Sementara itu, berdasarkan hasil diagnosa terhadap pasutri G dan C, pihak rumah sakit yang merawat menjelaskan hasil pemeriksaan mengarah pada PDP atau indikasi Covid-19 kendati hasil swab belum keluar.
Pasca meninggalnya satu keluarga, saat ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya melakukan tracking dan mengkarantina lima orang keluarga yang kontak erat dengan korban. Rapid test pun dilakukan terhadap 69 warga di satu kampung tersebut.
Wakil Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Fikser Mora, membenarkan ada satu keluarga yang meninggal dunia. Dia menegaskan, hasil tes swab memang belum keluar.
"Pemkot sudah melakukan rapid tes di gang itu. Ada 69 orang, mereka dalam satu rumah rapid tesnya reaktif. Ada yang diisolasi di rumah dan di hotel. Akan ada skala prioritas swab agar kita bisa melakukan langkah medis apabila yang bersangkutan apa ada penyakit bawaan atau murni positif. Kita berharap hasil swabnya negative ya," ujar Fikser.
Sementara itu, berdasarkan hasil diagnosa terhadap pasutri G dan C, pihak rumah sakit yang merawat menjelaskan hasil pemeriksaan mengarah pada PDP atau indikasi Covid-19 kendati hasil swab belum keluar.
Lihat Juga :