Capaian MCP Kota Makassar Rendah Gegera Manajemen Birokrasi Buruk

Selasa, 09 November 2021 - 11:02 WIB
loading...
Capaian MCP Kota Makassar...
Indeks MCP untuk pecegahan korupsi Kota Makassar masih sangat rendah, yaitu hanya mencapai 42,14. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Monitoring Centre for Prevention (MCP) untuk pencegahan tindakan korupsi di lingkup PemerintahKota (Pemkot) Makassar masih sangat rendah, dengan indeks mencapai 42,14.

Dari data yang dihimpun, Makassar menjadi peringkat 15 dari 24 kabupaten/kota di Sulsel atau berada di urutan 323 secara nasional.

Hal itu jauh di bawah peringkat kabupaten/kota lainnya seperti Enrekang yang bertengger di peringkat 1 di Sulsel dengan indeks 64,19 atau peringkat 87 secara nasional.

Kasatgas Korsupgah Wilayah IV Makassar, Niken Ariati mengatakan alasan rendahnya capaian MCP Makassar adalah karena buruknya manajemen birokrasi di tingkat kota.

Baca Juga: MCP Pencegahan Korupsi di Kabupaten Pangkep Capai 53 Persen

"Karena masalah kedisiplinan kemudian longgarnya PNS, lambatnya birokrasi untuk sampaikan evident dan permintaan-permintaan yang ada itu segera tuntaskan dan sampai sekarang belum dilakukan," tuturnya.

Beberapa evident yang harusnya disampaikan ke KPK seperti JPMPTSP, RDTR, SOP Terpadu, hingga indeks ketepatan layanan, justru tidak dilakukan.

"Dan masih banyak lagi hal lain, karena kita punya banyak sekali indikator yang harus terpenuhi tapi Pemkot belum penuhi," tuturnya.

Sementara itu Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto memastikan akan melakukan pembenahan selama sebulan ke depan dan ditargetkan mampu naik ke 3 besar pada akhir tahun.

"MCT kita ini cuma 42, coba kita lihat item-itemnya. Ini tidak lain karena organisasi tidak jalan. Jadi saya tiap minggu akan update. Saya berharap Inshaallah kita paling tidak 3 besarlah di Sulsel dalam satu setengah bulan ini," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Bulukumba-KPK Lakukan Evaluasi MCP Sebagai Upaya Cegah Korupsi

Dia mengaku akan melakukan perombakan besar-besaran pada birokrasi. Dia menilai, penyebab utama buruknya capaian adalah sumber daya manusia (SDM).

"Yang pertama adalah ini bukti, saya selalu bilang ini kehancuran birokrasi Makassar. Nanti saya ganti kepala SKPD," ujarnya.

"Kenapa saya tidak resetting sekaligus. Karena ada pandemi sehingga kita konsentrasi. Setelah pandemi ada RPJMD, setelah itu ada perubahan setelah itu ada pokok, setelah itu saya akan bersihkan," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Berita Terkini
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved