Petani di Bone Rakit Traktor Remote Kontrol dari Barang Elektronik Bekas
Jum'at, 05 Juni 2020 - 05:20 WIB
loading...
A
A
A
Pria kelahiran 05 desember 1986 ini mengaku bahwa dua tahun dia baru dapat menyelesaikan traktor remote kontrol tersebut karena kadang terkendala dengan alat-alat yang harus dia pesan lewat online. Dalam pembuatan remote kontrol ini, dia sudah merogoh kocek hingga Rp5 juta.
Dengan kekuatan baterai 6.000 miliamphere per hour, remote kontrol tersebut mampu bertahan hingga dua hari dan jarak jangkauannya hingga 500 meter. Namun remote ini belum mampu menghidupkan dan mematikan mesin traktor secara otomatis sehingga harus dilakukan dengan manual.
Dalam mengoperasikan alat tersebut, Udin juga mengaku kerap dibantu oleh ponakannya sendiri yang bernama Ubin. Menurut Ubin, bocah kelas tiga SD ini senang membantu Udin mengoperasikan remote kontrol mesin traktor tersebut.
Karena seperti main game, bahkan dia lebih senang menggunakan remote kontrol buatan Udin tersebut dibanding remote kontrol yang sering digunakan main game. Dengan adanya inovasi baru buatannya ini, Udin berharap dapat memudahkan dan membantu para petani penggarap sawah tanpa harus turun ke sawah dan menguras banyak tenaga. (Baca juga: Pemprov Papua Perpanjang Kegiatan Belajar di Rumah hingga 19 Juni)
Udin juga berharap kelak dia mampu mewujudkan keinginannya untuk menghidupkan dan mematikan mesin traktor secara otomatis namun dia mengaku terkendala biaya.
Dengan kekuatan baterai 6.000 miliamphere per hour, remote kontrol tersebut mampu bertahan hingga dua hari dan jarak jangkauannya hingga 500 meter. Namun remote ini belum mampu menghidupkan dan mematikan mesin traktor secara otomatis sehingga harus dilakukan dengan manual.
Dalam mengoperasikan alat tersebut, Udin juga mengaku kerap dibantu oleh ponakannya sendiri yang bernama Ubin. Menurut Ubin, bocah kelas tiga SD ini senang membantu Udin mengoperasikan remote kontrol mesin traktor tersebut.
Karena seperti main game, bahkan dia lebih senang menggunakan remote kontrol buatan Udin tersebut dibanding remote kontrol yang sering digunakan main game. Dengan adanya inovasi baru buatannya ini, Udin berharap dapat memudahkan dan membantu para petani penggarap sawah tanpa harus turun ke sawah dan menguras banyak tenaga. (Baca juga: Pemprov Papua Perpanjang Kegiatan Belajar di Rumah hingga 19 Juni)
Udin juga berharap kelak dia mampu mewujudkan keinginannya untuk menghidupkan dan mematikan mesin traktor secara otomatis namun dia mengaku terkendala biaya.
(kri)
Lihat Juga :