Petani di Bone Rakit Traktor Remote Kontrol dari Barang Elektronik Bekas

Jum'at, 05 Juni 2020 - 05:20 WIB
loading...
Petani di Bone Rakit...
Udin, warga Dusun Cinnong, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mampu menciptakan traktor pembajak sawah yang digerakkan dengan remote kontrol. Foto/Bulan Sri Indra/iNews
A A A
BONE - Seorang petani di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan membuat inovasi baru dengan memanfaatkan barang-barang elektronik bekas. Udin, warga Dusun Cinnong, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mampu menciptakan traktor pembajak sawah yang digerakkan dengan remote kontrol.

Dengan memanfaatkan barang-barang elektronik bekas, pria yang hanya sampai kelas tiga sekolah dasar ini mampu membuat inovasi baru dengan mengoperasikan traktor tanpa perlu turun ke sawah namun hanya menekan remote kontrol. (Baca juga: Hadapi Pandemi Corona dengan Semangat Pancasila)

Walau sudah dua kali gagal dalam pembuatan remote kontrol tersebut namun tidak menyurutkan niatnya untuk merampungkan ciptaannya ini. Tanpa belajar dari YouTube atau media sosial lainnya, pria beranak dua ini hanya mengandalkan kemampuan otak dan kegemarannya mengutak atik barang-barang elektronik bekas hingga karyanya bisa dimanfaatkan.

Hanya butuh dua tahun dalam pengerjaannya, inovasi baru ciptaannya ini sudah dapat digunakan membajak sawah tanpa harus turun ke sawah kena lumpur. Hanya dengan berdiri atau duduk-duduk di pinggir pematang menekan remote kontrol, traktor pembajak sawah tersebut sudah dapat bergerak dan berjalan dengan sendirinya.

Sejak kecil, Udin memang menyukai barang-barang elektronik yang sudah tidak terpakai dan mengutak atiknya. Sehingga tidak heran jika dia mampu menciptakan inovasi baru tersebut. Bahkan dengan kemampuannya, dia juga kerap memperbaiki barang-barang elektronik seperti televisi, AC, kulkas dan barang elektronik lainnya.

Pria kelahiran 05 desember 1986 ini mengaku bahwa dua tahun dia baru dapat menyelesaikan traktor remote kontrol tersebut karena kadang terkendala dengan alat-alat yang harus dia pesan lewat online. Dalam pembuatan remote kontrol ini, dia sudah merogoh kocek hingga Rp5 juta.

Dengan kekuatan baterai 6.000 miliamphere per hour, remote kontrol tersebut mampu bertahan hingga dua hari dan jarak jangkauannya hingga 500 meter. Namun remote ini belum mampu menghidupkan dan mematikan mesin traktor secara otomatis sehingga harus dilakukan dengan manual.

Dalam mengoperasikan alat tersebut, Udin juga mengaku kerap dibantu oleh ponakannya sendiri yang bernama Ubin. Menurut Ubin, bocah kelas tiga SD ini senang membantu Udin mengoperasikan remote kontrol mesin traktor tersebut.

Karena seperti main game, bahkan dia lebih senang menggunakan remote kontrol buatan Udin tersebut dibanding remote kontrol yang sering digunakan main game. Dengan adanya inovasi baru buatannya ini, Udin berharap dapat memudahkan dan membantu para petani penggarap sawah tanpa harus turun ke sawah dan menguras banyak tenaga. (Baca juga: Pemprov Papua Perpanjang Kegiatan Belajar di Rumah hingga 19 Juni)

Udin juga berharap kelak dia mampu mewujudkan keinginannya untuk menghidupkan dan mematikan mesin traktor secara otomatis namun dia mengaku terkendala biaya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
PAD Maluku Menurun,...
PAD Maluku Menurun, Legislator Perindo Welhelm Kurnala Dorong Inovasi dan Optimalisasi Aset Daerah
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Pembatasan Nikotin dan...
Pembatasan Nikotin dan Tar Ancam Nasib Petani Tembakau serta Cengkih Temanggung
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved