Data Vaksinasi Covid-19 Pemprov Sulsel dan Kabupaten/Kota Tak Sinkron
Kamis, 04 November 2021 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
Arman berdalih, perbedaan data yang terjadi di kabupaten/kota dengan provinsi lantaran banyak masyarakat yang melakukan vaksinasi tetapi tidak pada lokasi domisilinya. Sehingga, data yang terakumulasi disebutnya masuk dalam pencatatan kabupaten/kota.
“Kalau berdasarkan KTP otomatis yang 35 persen yang benar. Tapi KTP ini ada yang tinggal di Bone dan daerah lainnya makanya setelah terinput di masing-masing daerah datanya menjadi seperti itu,” dalihnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Siapkan Lahan 6,2 Hektare di CPI untuk Pembangunan RS OJK
Arman mengaku akan segera mensinkronkan data-data vaksinasi yang berbeda di setiap daerah. Apalagi, perbedaan data tidak terjadi di satu daerah saja.
“Potensi terjadi perbedaan data sebenarnya memang ada. Karena banyak data masyarakat yang sudah divaksin tetapi belum terinput di PCare,” katanya.
“Kalau berdasarkan KTP otomatis yang 35 persen yang benar. Tapi KTP ini ada yang tinggal di Bone dan daerah lainnya makanya setelah terinput di masing-masing daerah datanya menjadi seperti itu,” dalihnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Siapkan Lahan 6,2 Hektare di CPI untuk Pembangunan RS OJK
Arman mengaku akan segera mensinkronkan data-data vaksinasi yang berbeda di setiap daerah. Apalagi, perbedaan data tidak terjadi di satu daerah saja.
“Potensi terjadi perbedaan data sebenarnya memang ada. Karena banyak data masyarakat yang sudah divaksin tetapi belum terinput di PCare,” katanya.
(agn)
Lihat Juga :