Terancam Punah! Raptor Indonesia Ungkap Fakta 2.400 Elang Jawa Diperdagangkan Bebas di Media Sosial

Selasa, 02 November 2021 - 10:21 WIB
loading...
Terancam Punah! Raptor...
Elang Jawa banyak diperdagangkan di media sosial.Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Perburuan satwa dilindungi Elang Jawa masih masif dilakukan. Tercatat ada ratusan ekor yang diburu sejak 2005 dan ribuan ekor Elang Jawa diperdagangkan secara online.

Ketua Raptor Indonesia Zaini Rakhman mengatakan, perburuan liar burung Elang Jawa diakuinya cukup masif. Berdasarkan pemantauan dengan Balai Kelestarian Sumber Daya Alam (BKSDA), dan sejumlah elemen lembaga peduli lingkungan, akibat perburuan liatin ini hanya 435 pasang Elang Jawa yang diprediksi tinggal di habitat alaminya.

Baca juga: 570 Butir Pil Koplo Diselundupkan ke Lapas Banyuwangi dengan Cara Dilempar

"Perburuan salah satu yang cukup tinggi. Jadi kami punya data dari 2005 itu populasi Elang Jawa 435 pasang di seluruh Jawa, kemudian kita review lagi 2010 itu 326, dalam kurun waktu sekitar 5 tahun itu sekitar 110," ujar Zaini Rakhman ditemui di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Selasa pagi (2/11/2021).

Pihaknya menemukan fakta, selain ratusan ekor diburu, ada sekitar 2.400 ekor Elang Jawa yang diperdagangkan di media sosial, mulai Facebook, instagram, hingga Twitter. Elang - elang Jawa ini dijual dengan harga beragam, tergantung besar kecilnya sang elang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Pemerintah Diminta Perluas...
Pemerintah Diminta Perluas Program Literasi Digital hingga ke Daerah
Jaga Keseimbangan Ekosistem...
Jaga Keseimbangan Ekosistem Hutan, BCA Dukung Eksistensi Macan Tutul Jawa
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved