Ketika Ganjar Pranowo Jadi Peserta Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak harus yang rumit-rumit, yang penting substansinya mereka dapat. Mereka bisa saling ketemu, saling kenal dan ngobrol bareng. Mereka senang, dan yang paling penting adalah mereka semua menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan," katanya. Baca:. Perangi Berita Hoaks, Kapolres Pekalongan: Peran Media Sangat Penting.
Sementara upacara tersebut berlangsung dengan khidmat diikuti oleh sejumlah pemuda dengan pakaian adat masing-masing. Pembina upacara, Muhammad Zulkifli, yang merupakan mahasiswa dari Muna, Sulut, mengajak peserta upacara untuk menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia mengajak peserta mengikrarkan kembali Sumpah Pemuda. Tak hanya itu, ia juga membacakan sumpah baru, bernama Sumpah Pemuda Milenial.
Zulkifli yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara ini mengatakan, Sumpah Pemuda Milenial yang dideklarasikan intinya mengajak semua anak muda membangun peradaban Indonesia melalui keberagaman etnis. Baca Juga: Pemuda Ini Nekat Curi Perhiasan dan Uang Tunai saat Majikan Keluar Kota.
"Anak muda harus bisa memahami kearifan lokal, karena kita tahu Pancasila itu lahir dari kearifan lokal kebudayaan Indonesia. Namun Pancasila sekarang sifatnya lebih abstrak, kami ingin membuatnya nyata," jelasnya.
Sementara upacara tersebut berlangsung dengan khidmat diikuti oleh sejumlah pemuda dengan pakaian adat masing-masing. Pembina upacara, Muhammad Zulkifli, yang merupakan mahasiswa dari Muna, Sulut, mengajak peserta upacara untuk menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia mengajak peserta mengikrarkan kembali Sumpah Pemuda. Tak hanya itu, ia juga membacakan sumpah baru, bernama Sumpah Pemuda Milenial.
Zulkifli yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara ini mengatakan, Sumpah Pemuda Milenial yang dideklarasikan intinya mengajak semua anak muda membangun peradaban Indonesia melalui keberagaman etnis. Baca Juga: Pemuda Ini Nekat Curi Perhiasan dan Uang Tunai saat Majikan Keluar Kota.
"Anak muda harus bisa memahami kearifan lokal, karena kita tahu Pancasila itu lahir dari kearifan lokal kebudayaan Indonesia. Namun Pancasila sekarang sifatnya lebih abstrak, kami ingin membuatnya nyata," jelasnya.
(nag)
Lihat Juga :