Mengaku Gaji Tak Mencukupi, Mantan Kades di Banten Ajak Anaknya Korupsi Dana Desa

Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:25 WIB
loading...
Mengaku Gaji Tak Mencukupi,...
Dengan menutup wajahnya, SJ (50), mantan Kepala Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Pandeglang, Banten dan anaknya YP (29) digelandang petugas ke Mapolres Pandeglang, Banten. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
SERANG - Dengan menutup wajahnya, SJ (50), mantan Kepala Desa Sodong, Kecamatan Saketi, Pandeglang, Banten dan anaknya YP (29) digelandang petugas ke Mapolres Pandeglang, Banten. Ayah dan anak tersebut nekad melakukan tindakan korupsi Dana Desa tahun anggaran 2019, sebesar Rp 418 juta.

SJ dan YP menjadi tersangka setelah adanya laporan dari masyarakat terkait program Dana Desa tahun 2019 sebesar Rp 772 juta. Ada empat bidang yang di korupsi dari Dana Desa tersebut, seperti bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, bidang pembangunan desa, pembinaan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa serta penyertaan modal bumdes tidak tercapai.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga mengatakan, dari hasil penyelidikan SJ merupakan mantan Kades sodong dua periode, dan YP yang merupakan anak dari SJ bekerja sebagai operator Dana Desa di Desa Sodong. "Kerugian negara sebesar Rp 418 juta tersebut digunakan kedua pelaku untuk kepentingan pribadi," ujar Shinto. Baca: Selalu Merugi, Mulai Hari Ini DAMRI Bandung Raya Stop Beroperasi.

Di hadapan wartawan SJ mengaku dirinya nekad melakukan tindakan korupsi Dana Desa, akibat gaji sebagai kepala desa dianggap tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka."Digunakan untuk keperluan sehari-sehari," ujar SJ.

Akibat perbuatannya, mantan kades dan anaknya terancam pidana 20 tahun kurungan penjara. Baca Juga: Pesta Miras Sekelompok Remaja Berujung Maut, 2 Tewas dan 3 Sekarat. Baca Juga: Pesta Miras Sekelompok Remaja Berujung Maut, 2 Tewas dan 3 Sekarat.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Masih Dalami...
Polisi Masih Dalami Penyebab Ledakan di Pabrik Kimia Banten
Cegah Penyelewengan...
Cegah Penyelewengan Dana Desa, Misbakhun Dorong Kades di Pasuruan Paham Pengelolaan Keuangan
Kasus Mahasiswa Rekam...
Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet Kampus, Polda Banten Periksa Pelapor
Viral Kasus Mahasiswa...
Viral Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet Kampus, Ini Respons Polda Banten
Mikrobus Wisatawan Masuk...
Mikrobus Wisatawan Masuk Tebing di Jalur Bayah–Sawarna, Belasan Penumpang Luka
Dana Desa Jadi Kunci...
Dana Desa Jadi Kunci Masa Depan Lebih Sehat bagi Anak Indonesia
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Kemendagri: Jaga Desa...
Kemendagri: Jaga Desa Award Jadi Penguat Tata Kelola Desa Berintegritas
Cegah Kades Terjerat...
Cegah Kades Terjerat Kasus Hukum, Kejagung Diminta Latih Pengelolaan Dana Desa
Rekomendasi
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved