Pemkot Makassar Dinilai Tidak Serius Kejar Aset Daerah

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:33 WIB
loading...
Pemkot Makassar Dinilai...
Pemerintah Kota Makassar dinilai tidak serius mengejar aset daerah yang dikuasai pihak ketiga. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Pengejaran aset berupa fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) di Pemkot Makassar dinilai tidak serius. Berkali-kali digaungkan, tetapi hasilnya nihil.

Pengamat Tata Kelola Pemerintahan dan Keuangan Negara, Bastian Lubis mengatakan, wacana pengejaran aset di Pemkot Makassar sudah digaungkan sejak empat tahun lalu. Hanya saja, mereka terkesan jalan di tempat.

Baca Juga: Petugas Kebersihan di Makassar Nyaris Terbunuh Gara-gara Lahan Sampah

“Katanya mau bongkar mafia tanah, tapi kan tidak ada actionnya, cuma sebatas wacana saja. Kalau saya lihat tidak ada keseriusan pemkot dalam menyelesaikan itu,” kata dia, Jumat (22/10/2021).

Menurut Bastian, pemkot tidak punya strategi konkrit dalam melakukan pengejaran aset. Makanya, program tersebut selalu sebatas wacana. Tidak ada realisasi yang signifikan.

“Pemkot harus punya niat dan kemauan. Kasih target, waktu selesainya kapan, itu saja. Nanti kalau laporan Inspektorat sudah ada, laporkan lagi ke penegak hukum,” ucapnya.

Selama ini, kata dia, pemkot hanya fokus melakukan pendataan alias inventarisasi aset saja. Di sisi lain, hal tersebut tidak diiringi dengan sertifikasi aset, sehingga menjadi sia-sia.

“Beberapa aset pemkot banyak tidak tersertifikasi tapi sudah lama dikuasai oleh pemkot. Kecuali diduga ada oknum-oknum pemkot juga yang bermain sehingga akhirnya lepas itu aset,” sebutnya.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto tak menampik minimnya aset yang terselamatkan di Kota Makassar. Dalam beberapa tahun terakhir, pengejarannya masih sangat jauh dari harapan.

Kendati begitu, Danny mengaku optimistis bisa memasifkan pengejaran aset tersebut. Dia menyebut pemkot akan konsen pada penyelamatan aset di masa pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi.

“Kita akan hidupkan kembali nanti satgas pemburu aset. Nanti mereka yang akan fokus melakukan pengejaran aset kita supaya tidak lagi hilang atau diserobot orang,” sebutnya.

Baca Juga: BBKP Makassar Sebut Komoditas di Sulsel Sangat Potensial

Sebelumnya, Danny mengatakan banyaknya aset yang hilang dalam beberapa tahun terakhir lantaran masih banyak aset yang belum memiliki alas hak berupa sertifikat. Sehingga peluang diserobot oleh oknum cukup besar.

“Banyak kehilangan (aset) sekarang. Gugatan luar biasa berkembang, mafia tanah pasti ada yang backup di belakangnya, pasti orang kuat finansialnya,” katanya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Pelibatan TNI di Satgas...
Pelibatan TNI di Satgas PKH Dinilai Tepat untuk Penertiban Kawasan Hutan
DPR Dukung Menko Zulhas...
DPR Dukung Menko Zulhas Tertibkan Area Wisata di Puncak untuk Perbaikan Lingkungan
Petugas Gabungan Tertibkan...
Petugas Gabungan Tertibkan Kandang Unggas di Taman Jati Pinggi Petamburan
Rekomendasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved