Capaian Vaksinasi Covid-19 Sejumlah Daerah di Sulsel Masih Rendah
Senin, 18 Oktober 2021 - 23:15 WIB
loading...
Seorang warga mengikuti agenda vaksinasi di Kota Makassar beberapa waktu lalu. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Capaian vaksinasi Covid-19 beberapa daerah di Sulsel masih minim. Hal itu membuat penentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di setiap daerah sangat rawan naik level.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel , Arman Bausat mengatakan, penentuan level PPKM saat ini dilihat dari dua indikator utama. Yakni kondisi epidemiologis atau penularan di masing-masing daerah, serta capaian vaksinasi Covid-19.
Baca juga:Efektivitas dan Keamanan Semua Vaksin Covid-19 Sudah Terbukti
Arman menjelaskan, cakupan vaksinasi Covid-19 di masing-masing daerah ditarget paling sedikit 50 persen. Target tersebut ditentukan langsung melalui surat edaran (SE) Kemendagri untuk memastikan setiap daerah segera memasuki kondisi normal.
“Secara umum Sulsel sudah PPKM Level II sekarang. Tapi ada target dari pemerintah pusat, bagaimana vaksinasi di setiap daerah itu minimal berada di atas 50 persen,” ucapnya kepada SINDOnews, Senin (18/10/2021).
Di Sulsel sendiri, kata dia, masih sangat banyak kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya rendah. Dari 24 kabupaten/kota, masih ada 21 daerah yang capaian vaksinasinya di bawah 50 persen.
Dia memaparkan, capaian vaksinasi Covid-19 yang paling rendah berada di Kabupaten Jeneponto. Sampai 17 Oktober, capaiannya tercatat baru menyentuh anga 16,02 persen. Masih sangat jauh dari target.
Baca juga:Kenapa Ibu Hamil Disarankan Disuntik Vaksin Covid-19 saat Usia Kandungan 13-33 Minggu? Begini Penjelasannya
Selain Jeneponto, Kabupaten Bulukumba, Bone, Sinjai, Sidrap, Luwu Utara, Gowa, Takalar, Wajo, Pangkep, dan Bantaeng, juga masuk dalam daerah yang cakupannya sangat rendah. Capaian vaksinasi di daerah-daerah ini masih berada di bawah 30 persen.
“Itulah yang membuat rawan naik level PPKM. Tapi kita tidak tahu untuk naik tidaknya karena yang menentukan itu adalah pemerintah pusat. Jadi kalau tidak capai target kemungkinan akan naik level,” sebutnya.
Kendati begitu, ada juga beberapa daerah yang capaian vaksinasinya mengalami progres baik. Sudah di atas 50 persen. Yakni di Makassar dengan capaian 69,27 persen, Parepare 53,61 persen, dan Tana Toraja 52,79 persen.
Baca juga:Capaian Vaksinasi Covid-19 Kota Tangerang Tertinggi di Wilayah Aglomerasi
Arman juga mengaku pelaksanaan vaksinasi di daerah-daerah yang masih minim realisasi terus dikebut. Bahkan ada tim vaksinasi keliling yang telah ditugaskan untuk turun langsung menyasar daerah-daerah tersebut.
“Kita juga kerja sama dengan PKK kabupaten/kota untuk lebih aktif mencari sasaran dan mengedukasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 ,” tukasnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel , Arman Bausat mengatakan, penentuan level PPKM saat ini dilihat dari dua indikator utama. Yakni kondisi epidemiologis atau penularan di masing-masing daerah, serta capaian vaksinasi Covid-19.
Baca juga:Efektivitas dan Keamanan Semua Vaksin Covid-19 Sudah Terbukti
Arman menjelaskan, cakupan vaksinasi Covid-19 di masing-masing daerah ditarget paling sedikit 50 persen. Target tersebut ditentukan langsung melalui surat edaran (SE) Kemendagri untuk memastikan setiap daerah segera memasuki kondisi normal.
“Secara umum Sulsel sudah PPKM Level II sekarang. Tapi ada target dari pemerintah pusat, bagaimana vaksinasi di setiap daerah itu minimal berada di atas 50 persen,” ucapnya kepada SINDOnews, Senin (18/10/2021).
Di Sulsel sendiri, kata dia, masih sangat banyak kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya rendah. Dari 24 kabupaten/kota, masih ada 21 daerah yang capaian vaksinasinya di bawah 50 persen.
Dia memaparkan, capaian vaksinasi Covid-19 yang paling rendah berada di Kabupaten Jeneponto. Sampai 17 Oktober, capaiannya tercatat baru menyentuh anga 16,02 persen. Masih sangat jauh dari target.
Baca juga:Kenapa Ibu Hamil Disarankan Disuntik Vaksin Covid-19 saat Usia Kandungan 13-33 Minggu? Begini Penjelasannya
Selain Jeneponto, Kabupaten Bulukumba, Bone, Sinjai, Sidrap, Luwu Utara, Gowa, Takalar, Wajo, Pangkep, dan Bantaeng, juga masuk dalam daerah yang cakupannya sangat rendah. Capaian vaksinasi di daerah-daerah ini masih berada di bawah 30 persen.
“Itulah yang membuat rawan naik level PPKM. Tapi kita tidak tahu untuk naik tidaknya karena yang menentukan itu adalah pemerintah pusat. Jadi kalau tidak capai target kemungkinan akan naik level,” sebutnya.
Kendati begitu, ada juga beberapa daerah yang capaian vaksinasinya mengalami progres baik. Sudah di atas 50 persen. Yakni di Makassar dengan capaian 69,27 persen, Parepare 53,61 persen, dan Tana Toraja 52,79 persen.
Baca juga:Capaian Vaksinasi Covid-19 Kota Tangerang Tertinggi di Wilayah Aglomerasi
Arman juga mengaku pelaksanaan vaksinasi di daerah-daerah yang masih minim realisasi terus dikebut. Bahkan ada tim vaksinasi keliling yang telah ditugaskan untuk turun langsung menyasar daerah-daerah tersebut.
“Kita juga kerja sama dengan PKK kabupaten/kota untuk lebih aktif mencari sasaran dan mengedukasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 ,” tukasnya.
(luq)
Lihat Juga :