30 Warga Lampung Selatan Terpapar NII, BNPT Minta Warga Tak Takut Melapor
Senin, 18 Oktober 2021 - 04:15 WIB
loading...
Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mendapat laporan 30 warga Lampung Selatan saat sosialisasi pencegahan terorisme di Lampung. Foto/Ist
A
A
A
BANDAR LAMPUNG - Kasus penyebaran radikalisme terungkap di Lampung Selatan, Lampung. Sebanyak 30 anak muda di Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung terpapar ideiologi Negara Islam Indonesia (NII).
Kades Sidodadi Asri, Didik Marhadi mengungkapkan, pihaknya mendapat valid indikasi keterpaparan warganya. Dari situ dia dan para perangkat desa langsung berkoordinasi dengan mengawasi anak-anak muda yang terpapar. Saat ini sudah ada juga yang akhirnya sadar dan keluar dari NII.
"Yang sudah terdeteksi 30 orang, tapi sepertinya lebih banyak lagi. Sehingga kami butuh bantuan dari lembaga terkait, seperti BNPT dan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah ini," kata Didik kepada Direktur Pencegahan Badan Nasional Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid saat sosialisasi pencegahan terorisme di Provinsi Lampung, dikutip Minggu (18/10/2021).
Baca juga: Jurnalis di Lampung Selatan Dibegal, Pelaku Todongkan Pistol dan Remas Kemaluan Korban
Saat ini, lanjut Didik, perangkat Desa Sidodadi Asriberkoordinasi dengan NII Crisis Center terus mengawasi dan mempersempit ruang gerak mereka. Mereka juga sudah ada yang diajak bicara.
Kades Sidodadi Asri, Didik Marhadi mengungkapkan, pihaknya mendapat valid indikasi keterpaparan warganya. Dari situ dia dan para perangkat desa langsung berkoordinasi dengan mengawasi anak-anak muda yang terpapar. Saat ini sudah ada juga yang akhirnya sadar dan keluar dari NII.
"Yang sudah terdeteksi 30 orang, tapi sepertinya lebih banyak lagi. Sehingga kami butuh bantuan dari lembaga terkait, seperti BNPT dan pemerintah daerah untuk mengatasi masalah ini," kata Didik kepada Direktur Pencegahan Badan Nasional Terorisme (BNPT) Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid saat sosialisasi pencegahan terorisme di Provinsi Lampung, dikutip Minggu (18/10/2021).
Baca juga: Jurnalis di Lampung Selatan Dibegal, Pelaku Todongkan Pistol dan Remas Kemaluan Korban
Saat ini, lanjut Didik, perangkat Desa Sidodadi Asriberkoordinasi dengan NII Crisis Center terus mengawasi dan mempersempit ruang gerak mereka. Mereka juga sudah ada yang diajak bicara.
Lihat Juga :