Datangi Rumah Korban Susur Sungai di Depok, Kang Emil Sampaikan Duka Cita Mendalam

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:38 WIB
Datangi Rumah Korban Susur Sungai di Depok, Kang Emil Sampaikan Duka Cita Mendalam
Gubernur Ridwan Kamil menyambangi rumah Muhammad Kafka, di Depok, Sabtu (16/10/2021). Foto dok/SINDOnews
A A A
DEPOK - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambangi rumah Muhammad Kafka, salah satu korban susur sungai, di Depok, Sabtu (16/10/2021) hari ini. Pada kesempatan tersebut, gubernur yang biasa disapa Kang Emil menyampaikan ucapan duka mendalam kepada keluarga Kafka.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya 11 anak-anak kita di Ciamis. Kami merasakan sangat kehilangan para orangtua. Dari 11 itu hanya tiga warga Ciamis, itu sisanya di luar Ciamis. Nah ada dua yang berpulang dari Depok. Salah satunya (Kafka) di sini,” kata Kang Emil. Baca juga: Susur Sungai di Ciamis Renggut 11 Nyawa, Kang Emil Minta Kegiatan Berisiko Dievaluasi

Kafka adalah salah satu dari 11 korban meninggal dalam kegiatan susur sungai di Ciamis, Jawa Barat. Dari 11 korban meninggal itu, tiga diantaranya adalah warga Ciamis. Sedangkan sisanya adalah warga luar Ciamis.

Pada kunjungan duka tersebut, Gubernur Jabar juga memberikan bantuan pribadi kepada keluarga korban sebesar Rp25 juta. "Diharapkan bantuan itu dapat meringankan beban keluarga," ujarnya.



Atas peristiwa yang merenggut nyawa itu, gubernur meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh. Selanjutnya, Kang Emil melarang adanya kegiatan susur sungai, terkeculi kalau sudah ada standar operasional prosedur (SOP) yang jelas dari BPBD.

“Oleh karena itu saya minta BPBD menyusun SOP bagaimana kegiatan alam itu bisa diklasanakan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan. Saya minta BPBD bekerja sama dengan pecinta alam profesional agar tidak terulang lagi hal seprti ini,” tegasnya. Baca juga: Elektabilitas Moncer di Bursa Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Masih Istikharah

Selain itu, gubernur juga meminta sekolah agar musibah tersebut dijadikan pelajaran, karena kehilangan satu nyawa itu tidak bisa digantikan dengan apapun. Terlebih dalam musibah ini jumlah korban jiwa meninggal cukup banyak. “Mudah-mudahan Allah memberikan kesabaran kepada keluarga,” tutup Kang Emil.
(don)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1408 seconds (10.177#12.26)