Solar Langka, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Semarang dan Salatiga
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengeluhkan minimnya stok bio solar di SPBU. Sebab kondisi ini sangat berpengaruh pada pekerjaannya selaku sopir truk.
"Kalau tidak ada bio solar, mau berangkat kerja ya tidak bisa. Kalau mobil (truk) diisi dexlite, biaya operasional naik sementara harga jual pasir dan material lainnya tidak bisa serta merta naik," ujarnya.
Baca juga: Selamat dari Susur Sungai Maut di Ciamis, Santri Ini Mengaku Ditolong Wanita Cantik Misterius
Sopir truk lainnya, Edi (39) waga Sumowono, Kabupaten Semarang mengatakan, minimnya stok bio solar di SPBU membuat sopir truk kebingungan. Para sopir harus mencari solar dulu sebelum berangkat ke lokasi tambang pasir.
"Kalau tidak dapat solar, terpaksa balik ke rumah. Tidak jadi kerja. Sebab kalau nekat berangkat, bisa kehabisan solar di jalan. Itu pernah saya alami, akhirnya terpaksa mengisi BBM dengan dexlite. Akibatnya, saya pulang tidak membawa uang," ujarnya
"Kalau tidak ada bio solar, mau berangkat kerja ya tidak bisa. Kalau mobil (truk) diisi dexlite, biaya operasional naik sementara harga jual pasir dan material lainnya tidak bisa serta merta naik," ujarnya.
Baca juga: Selamat dari Susur Sungai Maut di Ciamis, Santri Ini Mengaku Ditolong Wanita Cantik Misterius
Sopir truk lainnya, Edi (39) waga Sumowono, Kabupaten Semarang mengatakan, minimnya stok bio solar di SPBU membuat sopir truk kebingungan. Para sopir harus mencari solar dulu sebelum berangkat ke lokasi tambang pasir.
"Kalau tidak dapat solar, terpaksa balik ke rumah. Tidak jadi kerja. Sebab kalau nekat berangkat, bisa kehabisan solar di jalan. Itu pernah saya alami, akhirnya terpaksa mengisi BBM dengan dexlite. Akibatnya, saya pulang tidak membawa uang," ujarnya
Lihat Juga :