Bripka NP Oknum Polisi Pembanting Mahasiswa saat Demo Ditahan Polda Banten

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 18:57 WIB
Bripka NP Oknum Polisi Pembanting Mahasiswa saat Demo Ditahan Polda Banten
Usai banting mahasiswa, Bripka NP kini ditahan oleh Bidpropam Polda Banten. Foto/SINDOnews/Teguh Mahardika
A A A
SERANG - Anggota Polresta Tangerang, Brigadir NP yang membanting seorang mahasiswa saat terjadi demonstrasi, kini telah ditahan Bidpropam Polda Banten. Brigadir NP telah menjalani pemeriksaan sejak Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Kondisi Mahasiswa yang Alami Kekerasan Memburuk dan Dilarikan ke RS Ciputra

"Sesuai perintah Kapolda Banten, penanganan dan pemberkasan telah diambil alih Polda Banten sejak kemarin (Kamis). Guna kepentingan pemeriksaan dan pemberkasan, Brigadir NP kita tempatkan di ruang tahanan Bidpropam Polda Banten," kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga, Jumat (15/10/2021).





Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan secara marathon, kata Shinto, Brigadir NP akan dikenakan pasal berlapis dalam aturan internal kepolisian. Sehingga sanksi yang akan diberikan terhadap Brigadir NP akan menjadi lebih berat lagi.

Baca juga: Asyik Bersetubuh di Semak-semak Dekat Rumah Kos, 2 Pasangan Mesum Diringkus Satpol PP

"Kita tidak bisa sebutkan pasal-pasalnya sekarang, tapi dari hasil pemeriksaan, Brigadir NP akan dikenakan sanksi berlapis. Nanti tim pemeriksa yang akan menyampaikan pasal yang dimaksud setelah pemeriksaan selesai," tandasnya.

Sementara terkait kondisi mahasiswa korban kekerasan yang dilakukan Bripka NP, Muhammad Faris Amrullah, ditegaskan oleh Shinto dalam kondisi baik. "Kondisi kesehatan Faris Amrullah dalam keadaan stabil dan baik. Ini berdasarkan keterangan dari tim dokter RS Ciputra Tangerang yang menangani Faris," ungkapnya.

Baca juga: Sadis! Pria Pekanbaru Bunuh Istri Siri saat Masih Belum Pakai Baju Usai Bersetubuh

Menanggapi berita yang tersebar di masyarakat bahwa Faris Amrullah menjalani perawatan karena kondisinya memburuk, dia menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Shinto menjelaskan, bahwa perawatan merupakan saran dari tim dokter RS Ciputra yang menanganinya, dengan tujuan mempermudah observasi kesehatannya.

"Saya tegaskan, bukan karena kondisinya memburuk atau emergensi terhadap Faris seperti kabar yang beredar di luar. Melainkan untuk observasi intensif kesehatan tidak hanya dampak trauma dari kejadian tapi juga penyakit lain. Kapolda Banten, Irjen Pol. Rudy Heriyanto sangat memperhatikan penanganan kesehatan terhadap Faris Amrullah," tegas Shinto.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2383 seconds (11.252#12.26)