Imbas Pandemi, 19.000 Rutilahu di Bandung Barat Batal Diperbaiki
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
"Rencana nominal yang kita usulkan, satu rumah mendapat Rp15 juta untuk perbaikan. Namun realisasinya menunggu updating data lapangan dan ketersediaan anggaran yang ada," kata dia. Baca: Demi Cinta, Gadis Kendari Ini Rela Ikut Kekasih Mencuri Motor.
Lebih lanjut dikatakannya, nantinya program Rutilahu bakal disinergiskan dengan potensi ekonomi seperti peningkatan UMKM, pertanian atau budi daya ternak. Artinya, dalam pembangunan rumah nantinya bakal disesuaikan dengan potensi ekonomi warga tersebut, sehingga warga bisa produktif dalam bidang ekonomi keluarganya.
Pihaknya juga akan coba mengupayakan bantuan dari provinsi dan pusat agar jumlah Rutilahu yang diperbaiki dalam setahun jumlahnya cukup banyak. Selain itu mendorong kerja sama dan gotong royong warga dalam proses pembangunannya sehingga bisa menghemat biaya pembangunan. Baca: Pulau Maspari, Surga Alam dengan Keindahan Pantai di Sumsel yang Tersembunyi.
"Kami ingin ketika rumahnya sudah direhab, keluarganya juga produktif. Seperti membuka warung, budi daya ikan, atau membuat tanaman hidroponik dan sebagainya. Jadi coba diarahkan ke hal yang lebih produktif, dengan melihat potensi ekonomi sekitar," pungkasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, nantinya program Rutilahu bakal disinergiskan dengan potensi ekonomi seperti peningkatan UMKM, pertanian atau budi daya ternak. Artinya, dalam pembangunan rumah nantinya bakal disesuaikan dengan potensi ekonomi warga tersebut, sehingga warga bisa produktif dalam bidang ekonomi keluarganya.
Pihaknya juga akan coba mengupayakan bantuan dari provinsi dan pusat agar jumlah Rutilahu yang diperbaiki dalam setahun jumlahnya cukup banyak. Selain itu mendorong kerja sama dan gotong royong warga dalam proses pembangunannya sehingga bisa menghemat biaya pembangunan. Baca: Pulau Maspari, Surga Alam dengan Keindahan Pantai di Sumsel yang Tersembunyi.
"Kami ingin ketika rumahnya sudah direhab, keluarganya juga produktif. Seperti membuka warung, budi daya ikan, atau membuat tanaman hidroponik dan sebagainya. Jadi coba diarahkan ke hal yang lebih produktif, dengan melihat potensi ekonomi sekitar," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :