Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

TMMD Sengkuyung Tahap III di Sleman Tuntas 100%, Ini Capaiannya

loading...
TMMD Sengkuyung Tahap III di Sleman Tuntas 100%, Ini Capaiannya
Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf. Arief Wicaksana menyerahkan hasil TMMD kepada Bupati Sleman, Kustini saat penutupan TMMD Sengkuyung tahap III TA 2021. Foto/Dok. Prokompim Sleman
SLEMAN - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III tahun anggaran (TA) 2021 di Sleman, resmi ditutup Kamis (14/10/2021). Penutupan ditandai dengan penandatangan dan penyerahan hasil TMMD dari Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Arief Wicaksana kepada Bupati Sleman, Kustini.

Baca juga: Penyuluhan Literasi Digital Jadi Agenda TMMD ke-112 Kodim 1502/Masohi

TMMD sendiri berlangsung di Sawahan, dan Gerjen, Margomulyo, Seyegan, Kabupaten Sleman, selama 30 hari, 15 September-14 Oktober 2021. Arif Wicaksana mengatakan, ada dua sasaran TMMD, yakni fisik dan non fisik. Untuk fisik, di antaranya, cor blok jalan dengan panjang 700 meter, lebar tiga meter, dan tebal 10 cm, serta rehab balai dusun.





Sasaran non fisik, antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan, dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Penyuluhan Kambtibmas dan Napza. Penyuluhan pencegahan stunting dan meningkatkan peran Posyandu serta Posbindu penyakit tidak menular dan penyuluhan pencegahan penyebaran COVID-19. "Pelaksanaan TMMD tersebut, baik kegiatan fisik maupun non fisik sesuai target selesai 100%," katanya.

Baca juga: Lupa Cabut Kunci, Motor di Depan Pertokoan Digasak 2 Pemuda

Selain dapat menyelesaikan semua pekerjaan juga ada saran tambahan atau over prestasi pada TMMD ini, yaitu pembuatan talud sepanjang 20 meter dengan tinggi 0,75 meter, dan lebar 0,30 meter, serta pembuatan gorong-gorong dengan panjang tiga meter dan lebar 0,60 meter.

Bupati Sleman, Kustini mengatakan TMMD selain memberikan manfaat dan sumbangsih dalam pembangunan di Sleman, juga merupakan sarana untuk menjaga keharmonisan hubungan dan komunikasi antara jajaran TNI dengan jajaran masyarakat serta jajaran aparat Kabupaten Sleman.

Baca juga: Kediri Membara, PKL Simpang Lima Gumul Ngamuk Bakar Gerobak Dagangan

" TMMD merupakan program strategis yang akan terus kita dukung karena gerakan lintas sektor antara TNI, pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat merupakan salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan termasuk dalam upaya mendorong masyarakat agar keluar dari kemiskinan," kata Kustini.



Untuk itu mendukung pelaksanaan program TMMD di masa-masa mendatang. Terlebih program ini dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah dengan menggunakan sistem perencanaan yang dilaksanakan secara komprehensif dan integral, karena melibatkan semua unsur yang terkait mulai dari tingkat kalurahan dan dusun.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top