Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Gempa Bumi Guncang Pacitan, Ini Hasil Pantauan Stasiun BMKG Yogyakarta

loading...
Gempa Bumi Guncang Pacitan, Ini Hasil Pantauan Stasiun BMKG Yogyakarta
BMKG menyebut gempa Pacitan akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di Samudra Hindia, Selatan Jawa. Foto/ilustrasi
YOGYAKARTA - Gempa bumi mengguncang Pacitan, Jawa Timur siang tadi, Rabu (13/10/2021). Gempa dengan magnitudo 4,8 ini juga dirasakan di beberapa wilayah di DIY.

Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY Ikhsan mengatakan, akibat gempa bumi ini terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu di Bantul, Yogyakarta II MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun demikian dipastikan tidak asa gempa susulan (aftershock) hingga pukul 12.40 WIB.

Baca juga: Gempa Pacitan, Warga Berhamburan Keluar Rumah Sambil Teriak Lindu

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kemudian menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," terangnya, Rabu (13/10/2021).



Dia menegaskan, jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal. Gempa ini akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di Samudra Hindia, Selatan Jawa.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top