Geger Penggerebekkan Pesta Ganja di Kampus, USU Bentuk Satgas Anti Narkoba

Selasa, 12 Oktober 2021 - 15:12 WIB
Geger Penggerebekkan Pesta Ganja di Kampus, USU Bentuk Satgas Anti Narkoba
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin menyatakan bakal membentuk Satgas dan Mahasiswa Anti Narkoba pasca penggerebekkan pesta ganja di kampus. Foto/Humas USU
A A A
MEDAN - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin menyatakan bakal membentuk Satgas dan Mahasiswa Anti Narkoba. Pembentukan Satgas ini sebagai respons atas penggerebekkan pesta ganja di Fakultas Ilmu Budaya USU oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara pada Minggu, 10 Oktober 2021.

"Terkait penangkapan sejumlah mahasiswa kita akan terus berkoordinasi dengan pihak BNN dan menerapkan sanksi sesuai dengan porsinya. Bila ia pemakai sanksinya skorsing bila pengedar sanksinya tentu lebih berat, yakni drop out. Setelah itu kita akan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) jam malam aktivitas mahasiswa di kampus," ujar Muryanto, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Mahasiswi Ini Suplai Ganja ke Kampus USU untuk Bayar Kuliah

Muryanto menjelaskan, penggunaan ruang kelas di malam hari pada saat pertemuan tatap muka akan dibatasi. Namun, bila ada mahasiswa yang ingin berkegiatan positif bisa meminta izin ke pihak terkait untuk menggunakan fasilitas yang ada.



Khusus terkait pengaktifan Satgas dan Mahasiswa Anti Narkoba, rektor menjelaskan, bahwa sebenarnya dahulu sempat ada namun saat ini vakum. Kejadian beberapa hari lalu jadi momentum USU untuk kembali mengaktifkan kembali satgas di level universitas, sementara untuk di fakultas kita buat mahasiswa anti narkoba.

"Pembentukan satgas dipusatkan di tempat-tempat yang rawan penyalahgunaan narkoba, jadi kita memang harus serius memberantas narkoba di kampus. Jangan ada toleransi lagi, mahasiswa yang berkeliaran di malam hari harus dilarang, kecuali melakukan aktivitas produktif yang positif," katanya.

Baca juga: Pesta Ganja di Kampus, 14 Mahasiswa USU Kena Skorsing 6 Bulan

Mendukung pembentukan mahasiswa anti narkoba, rektor juga akan melibatkan seluruh elemen kemahasiswaan seperti pemerintahan mahasiswa, unit kegiatan mahasiswa, mahasiswa berprestasi dan lain sebagainya.

"Mahasiswa-mahasiswa ini lah yang nantinya akan mengkampanyekan anti narkoba, melibatkan alumni dalam aktivitasnya dan melarang serta mengantisipasi alumni-alumni yang membawa narkoba ke kampus," katanya.

Sementara terkait dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), rektor menegaskan bahwa bangunan-bangunan yang tidak berpenghuni akan diratakan. Seperti bangunan di belakang yang dekat lapangan, pihak rektorat akan merobohkan dan membangun panggung teater terbuka yang bisa dikontrol oleh banyak orang.

Senada dengan rektor, Wakil Rektor I USU, Edy Ikhsan didampingi Kepala Humas Amalia Meutia, menegaskan bahwa pengaktifan kembali satgas dan mahasiswa anti narkoba adalah upaya USU untuk melakukan pencegahan dan membersihkan peredaran narkoba di kampus.

"Selain itu kita perketat pengamanannya, melarang mahasiswa menginap di kampus, menampah personel keamanan dan memperketat monitoring di fakultas-fakultas yang rawan terjadi penyalahgunaan narkoba," ujarnya.
(shf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1595 seconds (10.101#12.26)