Bibit Siklon Tropis Muncul di Perairan Filipina, Begini Dampaknya bagi Jawa Barat
Rabu, 06 Oktober 2021 - 12:35 WIB
loading...
BMKG Stasiun Bandung memprediksi munculnya siklon topis di Perairan Filipina akan berdampak pada kondisi iklim di Jawa Barat. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Munculnya siklon tropis di Perairan Filipina diperkirakan akan berdampak terhadap kondisi iklim di Jawa Barat. Hal itu disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung.
Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan, walaupun bibit Siklon 92W bergerak menjauhi Indonesia, yaitu ke arah Laut China Selatan ke arah barat, namun ada dampak terhadap cuaca di Jabar.
"Dampak terhadap Jabar yaitu potensi terjadinya angin kencang di wilayah Selatan Jawa Barat. Juga potensi terjadinya gelombang tinggi di wilayah Selatan Jawa Barat," kata Teguh Rahayu, Rabu (6/10/2021).
Baca juga: Deteksi Bibit Siklon Tropis, BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di 22 Provinsi
Sedangkan dampak dari kondisi atmosfer yang cukup basah dan tingkat konvektivitas yang tinggi, yaitu potensi terjadinya hujan sedang dan lebar. Hujan diperkirakan dapat disertai kilat, petir atau angin kencang antara periode 5 hingga 11 Oktober 2021.
Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu mengatakan, walaupun bibit Siklon 92W bergerak menjauhi Indonesia, yaitu ke arah Laut China Selatan ke arah barat, namun ada dampak terhadap cuaca di Jabar.
"Dampak terhadap Jabar yaitu potensi terjadinya angin kencang di wilayah Selatan Jawa Barat. Juga potensi terjadinya gelombang tinggi di wilayah Selatan Jawa Barat," kata Teguh Rahayu, Rabu (6/10/2021).
Baca juga: Deteksi Bibit Siklon Tropis, BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di 22 Provinsi
Sedangkan dampak dari kondisi atmosfer yang cukup basah dan tingkat konvektivitas yang tinggi, yaitu potensi terjadinya hujan sedang dan lebar. Hujan diperkirakan dapat disertai kilat, petir atau angin kencang antara periode 5 hingga 11 Oktober 2021.
Lihat Juga :