Makassar Masih Zona Kuning, Intervensi Pemkot Dinilai Belum Maksimal
Rabu, 06 Oktober 2021 - 07:56 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Kota Makassar masih bertahan di zona kuning penularan Covid-19. Epidemiolog menilai intervensinya masih kurang maksimal untuk menuju zona hijau.
Status zona kuning ini sudah berjalan selama dua pekan, sejak 21 September hingga 4 Oktober. Melompat drastis dari sebelumnya berada di zona merah. Namun, selama dua pekan ini, belum ada perubahan yang signifikan.
Baca juga: Kekebalan Kelompok di Makassar Ditarget Tercapai Akhir Oktober
Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) , Prof Ridwan Amiruddin menyampaikan, perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level II di Kota Makassar menunjukkan pemerintah belum mampu masuk ke zona hijau.
Ini artinya, intervensi yang dilakukan dalam dua pekan terakhir masih belum menghasilkan dampak besar bagi penanganan Covid-19. Makanya, pemerintah diminta lebih aktif memikirkan upaya lepas dari zona kuning.
“PPKM level II diperpanjang, aturannya sama dengan PPKM sebelumnya. Artinya Makassar belum mampu masuk ke zona hijau. Perlu upaya ekstra untuk menghijaukannya,” sebut Ridwan, kepada SINDOnews, Selasa (5/10/2021).
Status zona kuning ini sudah berjalan selama dua pekan, sejak 21 September hingga 4 Oktober. Melompat drastis dari sebelumnya berada di zona merah. Namun, selama dua pekan ini, belum ada perubahan yang signifikan.
Baca juga: Kekebalan Kelompok di Makassar Ditarget Tercapai Akhir Oktober
Pakar Epidemiologi Universitas Hasanuddin (Unhas) , Prof Ridwan Amiruddin menyampaikan, perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level II di Kota Makassar menunjukkan pemerintah belum mampu masuk ke zona hijau.
Ini artinya, intervensi yang dilakukan dalam dua pekan terakhir masih belum menghasilkan dampak besar bagi penanganan Covid-19. Makanya, pemerintah diminta lebih aktif memikirkan upaya lepas dari zona kuning.
“PPKM level II diperpanjang, aturannya sama dengan PPKM sebelumnya. Artinya Makassar belum mampu masuk ke zona hijau. Perlu upaya ekstra untuk menghijaukannya,” sebut Ridwan, kepada SINDOnews, Selasa (5/10/2021).
Lihat Juga :