Viral! Sekolah PAUD Disegel, Bupati Serang Langsung Bereaksi Datangi Lokasi
Senin, 27 September 2021 - 22:01 WIB
loading...
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah menyapa anak-anak PAUD saat mengunjungi sekolah mereka yang disegel. Foto: MPI/Mahesa
A
A
A
SERANG - Penyegelan sekolah PAUD Tunas Harapan di Kecamatan Kragilan yang sempat viral , mengundang reaksi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah , bahkan langsung mendatangi lokasi.
Orang nomor satu di Serang ituturun tangan menyelesaikan sengketa lahan tersebut dan meminta para pihak yang bersengketa bermediasi dan menyelesaikan masalah di jalur hukum.
Tatu menyambangi Kantor Desa Kendayakan dan menyapa guru serta siswa PAUD Tunas Harapan, Senin (27/9/2021) pagi.
Baca juga: Pesta Seks Gay di Solo Digerebek, Menyediakan Hubungan Intim Bertiga Suami Istri
Akhir pekan lalu, ada pihak yang menyegel sekolah ini. Setelah berbincang sebentar dengan para guru PAUD, Tatu langsung mengajak para pihak untuk bermusyawarah. Turut hadir, unsur pemerintah desa, pihak yang bersengketa, dan dari unsur TNI-Polri.
Usai bermusyawarah, Tatu menegaskan, sebagai pemerintah daerah, harus mencari solusi terbaik dan menjamin hak seluruh warga dari masalah yang terjadi. Menurutnya, ada pihak yang bernama Abu Bakar, mengklaim sebagai keluarga pemilik lahan kantor desa dan sekolah PAUD.
Orang nomor satu di Serang ituturun tangan menyelesaikan sengketa lahan tersebut dan meminta para pihak yang bersengketa bermediasi dan menyelesaikan masalah di jalur hukum.
Tatu menyambangi Kantor Desa Kendayakan dan menyapa guru serta siswa PAUD Tunas Harapan, Senin (27/9/2021) pagi.
Baca juga: Pesta Seks Gay di Solo Digerebek, Menyediakan Hubungan Intim Bertiga Suami Istri
Akhir pekan lalu, ada pihak yang menyegel sekolah ini. Setelah berbincang sebentar dengan para guru PAUD, Tatu langsung mengajak para pihak untuk bermusyawarah. Turut hadir, unsur pemerintah desa, pihak yang bersengketa, dan dari unsur TNI-Polri.
Usai bermusyawarah, Tatu menegaskan, sebagai pemerintah daerah, harus mencari solusi terbaik dan menjamin hak seluruh warga dari masalah yang terjadi. Menurutnya, ada pihak yang bernama Abu Bakar, mengklaim sebagai keluarga pemilik lahan kantor desa dan sekolah PAUD.
Lihat Juga :