Pemkot Makassar Wacanakan Gelar PTM Jenjang SD dan SMP Bulan Depan

Kamis, 23 September 2021 - 09:09 WIB
loading...
Pemkot Makassar Wacanakan...
Seorang siswa sedang mengikuti pembelajaran daring dari rumah. Pemkot Makassar berencana menggelat pembelajaran tatap muka untuk jenjang SD dan SMP pada awal Oktober. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mewacanakan Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ) untuk jenjang SD dan SMP pada awal Oktober nanti. Persiapannya kini dikebut.

Status Kota Makassar yang telah masuk zona kuning menjadi pertimbangan pembukaan sekolah tatap muka. Kemudian disusul melalui edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) yang turun menjadi level II.

Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan Pomanto mengaku tak ingin main-main membuka PTM. Makanya, ia berencana melakukan swab massal kepada 197.800 anak sekolah sebelum PTM dilaksanakan Oktober nanti.

“Proses menuju PTM sudah berjalan. Ada 48 item yang jadi persyaratan dari pemerintah pusat sedang diceklis. Persiapan sekolah-sekolah saya akan bagi nanti per SKPD untuk mengecek,” ujar dia, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga; Sudah 633 SMA Gelar PTM, Plt Gubernur Sulsel Ingatkan Prokes dan Vaksinasi

Danny, sapaan Moh Ramdhan Pomanto, mengemukakan selain kondisi kesehatan peserta didik, fasilitas belajar di sekolah juga akan menjadi perhatian. Sebab, ia ingin proses PTM berjalan sesuai prosedur.

“Saya kira awal Oktober kita sudah bisa. Kita harus lihat juga dulu kasus. Kalau dia stabil dalam satu minggu ini, kita bisa buka. Jangan sampai naik lagi,” imbuhnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar , Amalia Malik menyampaikan, teknis pelaksanaan tatap muka masih terus dikaji. Dalam waktu dekat, Disdik akan mempresentasikannya kepada Wali Kota Makassar.

“Intinya sudah ada pembicaraan dari dewan pendidikan, wali siswa, dan pihak terkait lainnya. Mereka mayoritas mendukung PTM dibuka,” sebutnya.

Baca Juga: Dewan Minta Pelaksanaan PTM Terbatas di Luwu Timur Dikawal Ketat

Amalia membeberkan, sesuai rencana awal, proses PTM ini akan dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wita. Sementara sesi kedua dimulai pukul 10.00 hingga 12.00 Wita.

“Itu tidak ada jam istirahat. Jadi kita maksimalkan waktu itu saja. Kemudian kapasitas dalam ruang kelas juga kita batasi hanya 50 persen,” pungkasnya.

Sebelumnya, Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar , Wachyudi Muchsin mengatakan, PTM sebaiknya dibuka jika kondisi penularan Covid-19 sudah kondusif. Salah satunya jika status Kota Makassar sudah masuk zona kuning.

“Zona kuning cenderung lebih aman. Kalau sekolah dibuka dalam kondisi zona kuning maka IDI setuju. Itu pun tetap harus dengan protokol yang ketat,” tandasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas! 20 Siswa dan Guru...
Awas! 20 Siswa dan Guru di Gunungkidul Terpapar Covid-19
Waspada! 3 Kasus Baru...
Waspada! 3 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Gunungkidul saat Kegiatan PTM di Sekolah
Pandemi Melandai, PTM...
Pandemi Melandai, PTM di Kota Bandung Digelar 100 Persen
Husairi Abdi Ajak Insan...
Husairi Abdi Ajak Insan Pendidik di Hulu Sungai Utara Terus Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Masuk Sekolah di Jabar...
Masuk Sekolah di Jabar 12 Mei 2022, Siswa-Tenaga Pendidik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik
Tren Positif COVID-19...
Tren Positif COVID-19 Terus Turun, Disdik Optimistis KBM Bisa 100% Usai Lebaran
Sekolah Terdampak Bencana...
Sekolah Terdampak Bencana Siap Aktifkan Kembali Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Unpad Gelar Pembelajaran...
Unpad Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Semester Genap
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved