Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Nakes di Pegunungan Bintang Diserang KKB, Polri: Tumpas Hidup atau Mati!

loading...
Nakes di Pegunungan Bintang Diserang KKB, Polri: Tumpas Hidup atau Mati!
Penyerangan terhadap sejumlah tenaga medis oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (KKSB OPM) dikecam Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw. Foto/Dok.
JAYAPURA - Tenaga kesehatan (Nakes) diserang secara brutal oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (KKSB OPM). Akibat serangan brutal itu, satu nakes atas nama Gabriela Meilani meninggal dunia dengan kondisi luka parah.

Baca juga: 9 Nakes Dievakuasi Usai Disiksa dan Dipanah KKB di Pegunungan Bintang Papua

Para nakes tersebut bertugas melayani masyarakat di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Satu nakes atas nama Gilbert Sokoy masih hilang, dan beberapa mengalami luka parah.





Serangan brutal di luar batas kemanusiaan ini, dikutuk keras oleh Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw. Dia meminta, Polda Papua menumpas hidup atau mati KKSB OPM.

Baca juga: Culik dan Perkosa Janda Seksi di Gubuk Tengah Sawah, Mantan Suami Diringkus Polisi

Menurut Paulus Waterpauw, perbuatan para pelaku penyerangan sangat kejam dan telah menodai nilai-nilai kemanusiaan. Nakes yang dibunuh, merupakan seorang wanita yang telah mengabdikan diri di distrik terjauh dari ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang.

Jenderal bintang tiga Polri ini menegaskan, negara hadir dan memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat. "Para pelaku penyerangan telah membuat kekacauan, yang bisa berimbas pada sendi kehidupan dan pembangunan yang sedang digalakkan oleh pemerintah," tegasnya.

Baca juga: Tangis Pecah di Papua, Suster Gabreilla Meilani Dibunuh KKB Secara Brutal
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top