Nakes di Pegunungan Bintang Diserang KKB, Polri: Tumpas Hidup atau Mati!
Jum'at, 17 September 2021 - 16:15 WIB
loading...
Penyerangan terhadap sejumlah tenaga medis oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (KKSB OPM) dikecam Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw. Foto/Dok.
A
A
A
JAYAPURA - Tenaga kesehatan (Nakes) diserang secara brutal oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (KKSB OPM). Akibat serangan brutal itu, satu nakes atas nama Gabriela Meilani meninggal dunia dengan kondisi luka parah.
Baca juga: 9 Nakes Dievakuasi Usai Disiksa dan Dipanah KKB di Pegunungan Bintang Papua
Para nakes tersebut bertugas melayani masyarakat di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Satu nakes atas nama Gilbert Sokoy masih hilang, dan beberapa mengalami luka parah.
Serangan brutal di luar batas kemanusiaan ini, dikutuk keras oleh Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw. Dia meminta, Polda Papua menumpas hidup atau mati KKSB OPM.
Baca juga: Culik dan Perkosa Janda Seksi di Gubuk Tengah Sawah, Mantan Suami Diringkus Polisi
Menurut Paulus Waterpauw, perbuatan para pelaku penyerangan sangat kejam dan telah menodai nilai-nilai kemanusiaan. Nakes yang dibunuh, merupakan seorang wanita yang telah mengabdikan diri di distrik terjauh dari ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang.
Jenderal bintang tiga Polri ini menegaskan, negara hadir dan memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat. "Para pelaku penyerangan telah membuat kekacauan, yang bisa berimbas pada sendi kehidupan dan pembangunan yang sedang digalakkan oleh pemerintah," tegasnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Papua, Suster Gabreilla Meilani Dibunuh KKB Secara Brutal
Suster Gabriela Meilan (22), dan suster Kristina Sampe Tonapa yang dikabarkan hilang saat KKSB OPM melakukan serangan brutal, berhasil ditemukan di jurang di wilayah Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Aparat TNI-Polri berhasil menemukan keduanya. Sayang, Gabriela Meilan ditemukan dalam kondisi telah gugur. Sementara rekannya, suster Kristina Sampe Tonapa dalam keadaan luka parah setelah selamat dari kejaran KKSB OPM Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo.
Baca juga: Sakit Hati Dipecat, Eks Karyawan PAM di Mataram Gasak Meter Air Pelanggan
Sementara seorang tenaga medis lainnya Gilbert Sokoy, hingga saat ini masih belum ditemukan. Aparat TNI-Polri telah mengevakuasi sembilan tenaga kesehatan yang selamat dari penyerangan brutal tersebut, dengan menggunakan helikopter milik Kodam Cenderawasih.
Aksi solidaritas untuk suster Gabriela Meilani, ratusan tenaga medis di Kabupaten Pegunungan Bintang melakukan aksi keprihatinan dengan menyalakan seribu lilin. Mereka meminta pemerintah memberikan jaminan keamanan terhadap para tenaga kesehatan.
Baca juga: 9 Nakes Dievakuasi Usai Disiksa dan Dipanah KKB di Pegunungan Bintang Papua
Para nakes tersebut bertugas melayani masyarakat di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Satu nakes atas nama Gilbert Sokoy masih hilang, dan beberapa mengalami luka parah.
Serangan brutal di luar batas kemanusiaan ini, dikutuk keras oleh Kabaintelkam Mabes Polri, Komjen Pol. Paulus Waterpauw. Dia meminta, Polda Papua menumpas hidup atau mati KKSB OPM.
Baca juga: Culik dan Perkosa Janda Seksi di Gubuk Tengah Sawah, Mantan Suami Diringkus Polisi
Menurut Paulus Waterpauw, perbuatan para pelaku penyerangan sangat kejam dan telah menodai nilai-nilai kemanusiaan. Nakes yang dibunuh, merupakan seorang wanita yang telah mengabdikan diri di distrik terjauh dari ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang.
Jenderal bintang tiga Polri ini menegaskan, negara hadir dan memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat. "Para pelaku penyerangan telah membuat kekacauan, yang bisa berimbas pada sendi kehidupan dan pembangunan yang sedang digalakkan oleh pemerintah," tegasnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Papua, Suster Gabreilla Meilani Dibunuh KKB Secara Brutal
Suster Gabriela Meilan (22), dan suster Kristina Sampe Tonapa yang dikabarkan hilang saat KKSB OPM melakukan serangan brutal, berhasil ditemukan di jurang di wilayah Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Aparat TNI-Polri berhasil menemukan keduanya. Sayang, Gabriela Meilan ditemukan dalam kondisi telah gugur. Sementara rekannya, suster Kristina Sampe Tonapa dalam keadaan luka parah setelah selamat dari kejaran KKSB OPM Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipki Taplo.
Baca juga: Sakit Hati Dipecat, Eks Karyawan PAM di Mataram Gasak Meter Air Pelanggan
Sementara seorang tenaga medis lainnya Gilbert Sokoy, hingga saat ini masih belum ditemukan. Aparat TNI-Polri telah mengevakuasi sembilan tenaga kesehatan yang selamat dari penyerangan brutal tersebut, dengan menggunakan helikopter milik Kodam Cenderawasih.
Aksi solidaritas untuk suster Gabriela Meilani, ratusan tenaga medis di Kabupaten Pegunungan Bintang melakukan aksi keprihatinan dengan menyalakan seribu lilin. Mereka meminta pemerintah memberikan jaminan keamanan terhadap para tenaga kesehatan.
(eyt)
Lihat Juga :