Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Destinasi Wisata di Jawa Timur Mulai Buka Bertahap dan Terbatas

loading...
Destinasi Wisata di Jawa Timur Mulai Buka Bertahap dan Terbatas
Pantai Klayar di Pacitan menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.Foto/dok
SURABAYA - Tempat wisata di Jawa Timur (Jatim) mulai buka secara bertahap menyusul kabupaten/kota di Jatim yang tidak ada berstatus PPKM Level 4. Bahkan saat ini terdapat 6 kabupaten/kota di Jatim berstatus PPKM level 1. Diantaranya Lamongan, Jember, Pasuruan, Gresik, Sidoarjo, dan Banyuwangi.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, beberapa bulan terakhir ini masyarakat Jatim diminta untuk mengurangi kegiatan di luar rumah kecuali untuk kebutuhan logistik, termasuk sektor-sektor usaha seperti mal harus tutup. Saat PPKM Darurat, pusat perbelanjaan ditutup. Sedangkan pasar tradisional dibatasi jam operasionalnya.

“Alhamdulillah sudah 3 minggu ini Jatim masuk kategori Level 2,” ujarnya dalam seremoni The 8th Koperasi dan UMKM Expo 2021, Rabu (15/9/2021).

Baca juga: Gandeng Pemprov Jatim, Shopee Bantu UMKM Tembus Pasar Global



Dengan penurunan level tersebut, maka aturan pembatasan mulai diperlonggar. Di Jatim dari 257 area wisata, saat ini sudah sebanyak 154 area wisata yang buka. Namun, wisata air masih tutup seperti kolam renang di hotel.

“Semua sektor dibuka bertahap dan terbatas, seperti yang sudah dilakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bertahap, mal juga mulai dibuka, restoran sudah bisa dine-in, yang awalnya hanya 30 menit, lalu jadi 1 jam,” ujar Khofifah.

Khofifah menyatakan, sektor UMKM akan terus didorong untuk bergerak. Salah satunya melalui gelaran pameran The 8th Koperasi dan UMKM Expo 2021 di Grand City Surabaya secara hybrid yakni secara virtual dan langsung.

Baca juga: Ekspor Jawa Timur Naik 15,32 Persen Selama Januari - Agustus 2021

“Dengan expo hybrid ini berarti kita melakukannya dengan penuh kehati-hatian, kita melakukan dengan menjaga protokol kesehatan ketat,” tandas Khofifah.

Berdasarkan assesment situasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 12 September 2021, terdapat 19 kabupaten/kota berstatus PPKM level 2. Antara lain, Tuban, Sumenep, Situbondo, Sampang, Probolinggo, Pamekasan, Ngawi, Nganjuk, Malang, Madiun, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Kediri, Kota Batu, Kediri, Jombang, Bojonegoro dan Bangkalan.



Sedangkan level 3 terdapat di 13 kabupaten/kota. Antara lain, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Mojokerto, Magetan, Lumajang, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Blitar, Bondowoso, dan Blitar. Terima kasih atas sinergi, kerja keras, dan kekompakan dari semua pihak yang ikut mencegah penyebaran COVID-19 di Jatim," pungkas Khofifah
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top