Suami di Medan Ajak Istri Seksinya Produksi Narkoba, Bahan Bakunya Ekstasi Bekas
Selasa, 14 September 2021 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Toga H Panjaitan mengatakan, adanya peredaran 3,1 heroin jadi fenomena baru dan akan menjadi perhatian pihaknya. Menurutnya Sumut saat ini menduduki peringkat pertama korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Ada sekitar 1,5 juta masyarakat yang terpapar dan menjadi korban penalahgunaan narkoba.
"Konsepnya, untuk mengurangi prevelansi korban harus direhabilitasi, bukan dipenjara. Kalau tidak diobati berapapun pasokan akan habis. Mudah-mudahan kita bisa membangun panti rehabilitasi gratis untuk mengobati korban penyalahgunaan narkoba. Intinya bagaimana kita mengendalikan, karena kejahatan narkotika ini merupakan extrarordinary crime," jelasnya.
Baca juga: Lawan Penyeludupan Narkoba, Berbagai Lembaga Sinergi Jaga Perairan Kepri
Sementara, Wali Kota Medan, Boby Afif Nasution mengatakan, bagi para pengguna yang juga korban narkoba agar nantinya bisa direhabilitasi. Di sini peran pemerintah sangat diperlukan dalam mengobati para korban penyalahgunaan melalui panti rehab gratis.
Saat ini Kota Medan juga belum punya BNN. Harapannya mudah-mudahan segera terbentuk BNN Kota Medan."Kita berharap para bandar dan pengedar narkoba ini mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya," sebutnya.
(eyt)
Lihat Juga :