Anak Yatim Piatu di Jakarta Meningkat Dampak Covid-19, Pemprov DKI Siapkan Santunan
loading...

Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 menambah jumlah daftar anak yatim maupun piatu secara drastis di DKI Jakarta. Angka kematian orang tua meningkat selama dua tahun pandemi.
Banyak anak-anak yang kehilangan orang tua, baik ayah maupun ibu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan santunan bagi anak-anak yatim piatu yang ditinggal orang tua karena Covid-19.
“Prinsipnya kami akan memberikan bantuan kepedulian bagi anak-anak yatim piatu dampak dari pada Covid-19,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Balai Kota, Jumat (3/9/2021)
Ariza mengatakan bahwa Pemprov DKI dan lembaga terkait sedang mengkaji anggaran biaya pemberian bantuan kepada anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19.
“Besarnya, bentuknya, kapan, sedang didiskusikan oleh dinas sosial, dinas pendidikan, dinas kesehatanm dan dinas lainnya. Nanti ya akan kita sampaikan, prinsipnya kami akan memberikan bantuan kepedulian bagi anak-anak yatim piatu dampak daripada Covid-19,” tandasnya.
Ariza menyebut program bantuan ini sudah mendapat persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Kami sudah rapat bersama Pak Gubernur, Pemprov akan memberikan bantuan,” pungkasnya.
Banyak anak-anak yang kehilangan orang tua, baik ayah maupun ibu. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menyiapkan santunan bagi anak-anak yatim piatu yang ditinggal orang tua karena Covid-19.
“Prinsipnya kami akan memberikan bantuan kepedulian bagi anak-anak yatim piatu dampak dari pada Covid-19,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Balai Kota, Jumat (3/9/2021)
Ariza mengatakan bahwa Pemprov DKI dan lembaga terkait sedang mengkaji anggaran biaya pemberian bantuan kepada anak yatim piatu yang ditinggal orang tuanya karena Covid-19.
“Besarnya, bentuknya, kapan, sedang didiskusikan oleh dinas sosial, dinas pendidikan, dinas kesehatanm dan dinas lainnya. Nanti ya akan kita sampaikan, prinsipnya kami akan memberikan bantuan kepedulian bagi anak-anak yatim piatu dampak daripada Covid-19,” tandasnya.
Ariza menyebut program bantuan ini sudah mendapat persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
“Kami sudah rapat bersama Pak Gubernur, Pemprov akan memberikan bantuan,” pungkasnya.
(thm)