Penanganan Covid-19 di Semarang Banyak Dipuji, Hendi Ingatkan Pandemi Belum Usai
Kamis, 02 September 2021 - 21:27 WIB
loading...
A
A
A
"Saya rasa memang kepatuhan masyarakat ini salah satu kunci penting, sehingga saya tentu saja bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang yang telah kompak dalam menghadapi situasi saat ini," tutur wali kota yang akrab disapa Hendi ini.
Namun di sisi lain, Hendi menekankan bahwa pandemi belum usai, sehingga pekerjaan rumah Kota Semarang dalam penanganan Covid-19 masih banyak. Salah satunya terkait vaksinasi yang pada saat ini terus diupayakan. "Tapi yang perlu diingat, bahwa prosesnya untuk kita bisa lepas dari pandemi masih panjang. Maka jangan karena sudah mulai dibuka aktivitasnya, karena ini, karena itu, lalu jadi euforia," ujarnya.
Menurutnya kita harus belajar dari pengalaman bahwa tercatat ada dua momen peningkatan Covid-19 yang pernah terjadi di Kota Semarang. Saat itu angka kasus sudah sangat kecil lalu melonjak karena berbagai faktor. "Maka kepatuhan ini harus kita jaga sembari vaksinasi terus dikejar agar dapat mencapai target herd immunity," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menyatakan jajarannya terus berupaya untuk memaksimalkan stok vaksinasi yang dimiliki untuk mengejar herd immunity. Dia mengungkapkan sesuai arahan Hendi selaku Wali Kota Semarang, selain tracing dan testing, vaksinasi juga menjadi fokus terbesarnya saat ini.
"Percepatan vaksinasi terus kita upayakan untuk dapat mencapai herd immunity bagi seluruh warga Kota Semarang. Dan kita terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan juga Kementerian Kesehatan untuk dapat memenuhi ketersediaan vaksin di Kota Semarang," tuturnya. CM
Namun di sisi lain, Hendi menekankan bahwa pandemi belum usai, sehingga pekerjaan rumah Kota Semarang dalam penanganan Covid-19 masih banyak. Salah satunya terkait vaksinasi yang pada saat ini terus diupayakan. "Tapi yang perlu diingat, bahwa prosesnya untuk kita bisa lepas dari pandemi masih panjang. Maka jangan karena sudah mulai dibuka aktivitasnya, karena ini, karena itu, lalu jadi euforia," ujarnya.
Menurutnya kita harus belajar dari pengalaman bahwa tercatat ada dua momen peningkatan Covid-19 yang pernah terjadi di Kota Semarang. Saat itu angka kasus sudah sangat kecil lalu melonjak karena berbagai faktor. "Maka kepatuhan ini harus kita jaga sembari vaksinasi terus dikejar agar dapat mencapai target herd immunity," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menyatakan jajarannya terus berupaya untuk memaksimalkan stok vaksinasi yang dimiliki untuk mengejar herd immunity. Dia mengungkapkan sesuai arahan Hendi selaku Wali Kota Semarang, selain tracing dan testing, vaksinasi juga menjadi fokus terbesarnya saat ini.
"Percepatan vaksinasi terus kita upayakan untuk dapat mencapai herd immunity bagi seluruh warga Kota Semarang. Dan kita terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan juga Kementerian Kesehatan untuk dapat memenuhi ketersediaan vaksin di Kota Semarang," tuturnya. CM
(ars)
Lihat Juga :